Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari, mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 400 kilogram ganja asal Aceh jaringan Abu (Aceh-Medan-Jakarta) di sebuah rumah kos Jalan Bungur, Nomor 4, RT 03/RW 11, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (6/5) sekitar pukul 21.00 WIB.
"Barang bukti yang berhasil diamankan adalah, 2 buah peti kayu yang masing-masing berisikan narkotika jenis ganja. Dengan berat total 400 kilogram," kata Arman dari keterangan resminya, Selasa (7/5).
Baca juga: Bachtiar Nasir Tersangka, JK Sebut Hukum tidak Pandang Profesi
Arman menjelaskan dalam penangkapan itu, dua tersangka berhasil diamankan. Keduanya adalah Ardi dan Ipul yang sama-sama bertugas menjadi kurir di sebuah rumah yang dijadikan gudang tersebut.
"Awalnya, petugas mendapat informasi bahwa ada pengiriman ganja kering dari Medan, Sumatera Utara dengan tujuan Depok, Jawa Barat melalui ekspedisi DSI Cargo pada Minggu malam (5/5)," sebutnya.
Dia menambahkan, ganja tersebut di masukan ke dalam peti dan dicat semprot untuk meninbulkan aroma baru sehingga dapat mengelabui petugas dan tidak tercium anjing pelacak (K9).
"Paket tersebut singgah di PT TAM Cargo, kemudian pada tanggal 6 Mei 2019 sekitar pukul 12.00 siang paket tersebut diantarkan oleh kurir PT TAM Cargo ke alamat Jalan Bungur No. 4 Kota Depok, dengan nama penerima Rudy Winata," paparnya.
Setelah dilakukan penyelidikan sekitar pukul 21.00 WIB, tim BNN melakukan penangkapan terhadap target penerima di alamat tersebut yang ternyata adalah sebuah kost.
Baca juga: TKN Apresiasi Transparansi Pelaksanaan Pemilu
"Dari hasil penggeledahan didapat barang bukti diduga ganja sebanyak 2 buah peti yang berisi ganja kering seberat 400 kilogram," pungkasnya.
Saat ini, kedua tersangka dan 3 orang saksi serta barang bukti dibawa ke kantor pusat BNN guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (OL-6)
BNN menegaskan komitmen memerangi narkotika secara komprehensif, baik melalui tindakan tegas maupun pencegahan.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa stabilitas keamanan negara sangat bergantung pada keberhasilan penanganan narkoba.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved