Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Polisi yang Gugur Selama Pemilu Dapat Gelar Pahlawan Demokrasi

Ilham Pratama Putra
02/5/2019 13:06
Polisi yang Gugur Selama Pemilu Dapat Gelar Pahlawan Demokrasi
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.(ANTARA/Didik Suhartono)

SEBANYAK 22 personel Polri gugur dalam tugas menjaga Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Mereka yang gugur diberi penghargaan pahlawan demokrasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo langsung menyerahkan penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan kepada perwakilan anggota yang gugur, yakni ibunda dari Brigadir Arif Mustakim, Windarti.

"Atas nama pemerintah, atas nama Bapak Presiden Jokowi, dan atas nama Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, kami menyampaikan duka cita yang mendalam," kata Tjahjo di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/5).

Dia menyebut gugurnya anggota Polri itu adalah bagian dari membela demokrasi. Mereka patut diapresiasi karena telah ikut mengawal dan mengamankan pemilu.

"Penghargaan dan apresiasi atas tugas dan dedikasi mereka secara penuh 24 jam. Terlebih saya kira karena sudah persiapan satu tahun sebelumnya melakukan simulasi-simulasi pengamanan dalam rangka mendukung suksesnya pemilu," ujar Tjahjo.

Baca juga: Evaluasi Pelaksanaan Pemilu Baru Dibahas Tahun Depan

Menurutnya, tingkat partisipasi politik masyarakat sebesar 80% dapat dijadikan tolok ukur. Tingkat partisipasi yang baik ini, dinilai Tjahjo sebagai bukti rasa aman yang diberikan Polri kepada pemilih.

"Pengamanan sampai berbagai hal-hal, dengan berbagai pendekatan-pendekatan yang sangat baik. Sehingga masyarakat merasa aman, merasa lancar menggunakan hak pilihnya di tps," ungkapnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi anggota polri, Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjan Eko indra Heri juga memberi kenaikan pangkat. Seperti Brigadir Arif Mustakim. Anggota Brimob Cikarang Polda Metro Jaya itu diangkat menjadi Bripka (Brigadir Polisi Kepala).

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Mendagri. Saya rasa ini pertama kali pemberian penghargaan (prajurit gugur) kepada Polri dari instansi pemerintah,” ungkap Eko.

Eko menegaskan Polri akan selalu melakukan upaya maksimal dalam mengawal perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan ini. Evaluasi-evaluasi akan dilakukan.

"Polri berkomitmen mengerahkan sumber daya dan upaya demi menciptakan situasi pemilu yang damai dan sejuk," katanya. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya