Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT militer dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menilai bahwa situasi nasional dalam suasana kondusif setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Baik-baik saja. Hangat jelas, tapi wajar dalam sebuah kontestasi elektoral. Selama pemenang belum ditetapkan, keriuhan di arena pasti ada," kata Khairul, Sabtu (27/4).
Baca juga: Polemik Pemilu 2019, PDIP: Putusan MK Jadi Sebabnya
Pendapat senada diutarakan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate. Menurut dia, Jokowi sebagai kepala pemerintahan mampu menjaga situasi yang kondusif, di tengah upayanya maju sebagai capres dalam pemilu 2019.
Politikus NasDem tersebut menilai, situasi pascapemilu yang kondusif juga mampu memberikan Jokowi Effect, yaitu peningkatan kepercayaan dari para investor. Menurut Plate, pelaksanaan pemilu yang aman dan kondusif hingga saat ini menjadi catatan baik untuk iklim ekonomi. Meskipun ada pro-kontra, secara kerawanan dapat diatasi oleh integritas dan profesionalisme semua pihak, baik dari penyelenggara maupun dari pihak pengamanan.
"Situasi ini diharapkan dapat memberikan jawaban bagi para investor yang sebelumnya masih wait and see atas kondisi politik domestik di Indonesia," ujarnya.
Apalagi Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd (JCR) kemarin telah memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Indonesia dari stabil menjadi positif, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB (investment grade). Itu artinya membuat Indonesia menjadi negara yang makin layak untuk investasi. (RO/OL-6)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Masih banyak trader masuk ke pasar saham tanpa pemahaman matang sehingga cenderung mengambil keputusan emosional.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved