Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Relawan Bravo-5 Diminta Kawal Penghitungan Suara

Mediaindonesia.com
23/4/2019 16:20
Relawan Bravo-5 Diminta Kawal Penghitungan Suara
Ketua Umum Relawan Bravo-5, Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi(Ist)

PENDUKUNG calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum Relawan Bravo-5, Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi, meminta para relawan agar tidak khawatir terkait isu dan pernyataan yang berkembang akhir-akhir ini terkait Pemilihan Umum 2019.

"Ada kegelisahan membolak-balikkan pemilu menang atau tidak. Seluruh lembaga survei menyatakan hasil quick count semuanya menyebut selisih suara antara 01 dan 02 ada di angka 10% dan jika diotak-atik bagaimana pun Jokowi-Ma'ruf tetap menang dengan selisih di angka tersebut.

Kalau pun ada koreksi hasil KPU dengan quick count ya sekitar 0,1-0,2%," kata Fachrul ketika membacakan maklumat atau instruksi langsung, di Markas Bravo-5, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).

Dalam keterangannya, dia juga meminta para Relawan Bravo-5 tetap percaya pada hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei yang kredibel lantaran selama beberapa kali penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada tidak pernah meleset jauh hasilnya.

Namun, ia tetap meminta relawan untuk ikut meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan keunggulan perolehan suara pada semua tingkat mulai dari kelurahan sampai provinsi.

 

Baca juga: Real Count KPU Capai 20%, Jokowi-Amin Unggul 55%


"Selain itu, karena Pak Prabowo dan Pak Jokowi menyampaikan instruksi sama yaitu mengamankan suara maka selayaknya tidak ada saling gugat hingga keluarnya keputusan akhir KPU (Komisi Pemilihan Umum) lantaran kedua pihak sama-sama sudah melakukan pengawasan," ucap mantan Wakil Panglima TNI tersebut.

Fachrul pun meminta Relawan Bravo-5 tidak khawatir dengan isu komputer server KPU RI diretas. Pasalnya, sistem server KPU memiliki pengamanan yang berlapis.

"Soal adanya isu kubu 02 akan mendorong people power untuk menekan KPU, kami minta Relawan Bravo-5 tidak takut dan tidak terpancing dengan isu tersebut. Kami yakin suara itu tidak keluar dari Pak Prabowo sebagai patriot yang memiliki kecintaan pada bangsa dan negara.

Sebaliknya itu datang dari para penunggang gelap di Pemilu 2019 yang ingin menegakkan idealisme yang terindikasi merusak ideologi NKRI," tutur Fachrul.

Itu sebabnya, Fachrul meminta Relawan Bravo-5 khususnya Pemuda Bravo-5 menahan diri sehingga tidak berbenturan sesama anak bangsa.

"Ini saja maklumat dari Markas Pusat Bravo-5," pungkas dia. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya