Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kiai Ma'ruf Dinilai Sukses Solidkan Suara NU untuk Paslon 01

Mediaindonesia.com
21/4/2019 15:45
Kiai Ma'ruf Dinilai Sukses Solidkan Suara NU untuk Paslon 01
Putra Kiai Ma(Antara)

PASANGAN calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin hampir dapat dipastikan memenangkan kontestasi Pemilihan Umum Presiden 2019.

Sayangnya, masih ada anggapan bahwa Kiai Ma'ruf Amin tidak berkontribusi dari kemenangan yang berdasarkan versi hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei kredibel tersebut.

"Ini patut kita sayangkan. Seharusnya, kemenangan ini dianggap sebagai buah kerja kolektif antara Pak Jokowi dan Abah (sebutan untuk Kiai Ma'ruf)," ujar putra Kiai Ma'ruf, Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin, di Jakarta, Minggu (21/4).

Menurut pria yang juga Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA yang merupakan konsolidator relawan Kiai Ma'ruf pada Pilpres 2019 ini, sosok Jokowi terlalu banyak diterpa isu fitnah. Ditambah dengan gerakan #2019GantiPresiden yang cukup masif.

"Isu fitnah dan gerakan #2019GantiPresiden tidak dapat dianggap remeh. Dan harus diakui menggerus suara Pak Jokowi," kata Gus Syauqi, sapaan akrabnya.

Karena itu, kehadiran sosok Kiai Ma'ruf sebagai cawapres Jokowi, lanjut dia, menjadi peredam fitnah dan gerakan yang menggerus suara Jokowi.

"Terbukti perlahan isu fitnah dan gerakan #2019GantiPresiden meredup setelah Abah dipilih Pak Jokowi sebagai cawapresnya," tutur pria murah senyum ini.


Baca juga: Jakarta Barat Tertinggi Dugaan Pelanggaran Pemilu


Bukan hanya meredam fitnah dan isu yang menggerus suara Jokowi, sosok Kiai Ma'ruf juga menyolidkan suara warga Nahdlatul Ulama (NU). Mayoritas suara nahdliyin solid mendukung paslon 01.

Hal itu dapat dilihat dari rekam jejak Kiai Ma'ruf selama kampanye dengan menyambangi kantong-kantong suara NU.

"Dari situ bisa dilihat, bagaimana warga nahdliyin sangat antusias mendukung beliau menjadi wapres di periode 2019-2024," ungkapnya.

Dengan begitu, Kiai Ma'ruf terbukti sebagai magnet bagi warga NU hingga solid memberikan dukungan kepada paslon 01.

"Abah tidak hanya menambah suara Pak Jokowi, tapi juga mengembalikan suara Pak Jokowi yang sebelumnya semakin tergerus oleh isu dan fitnah," katanya.

Selanjutnya, Gus Syauqi berharap agar tidak pihak yang mengklaim paling berkontribusi dalam kemenangan paslon 01. Apalagi mendegradasi peran pihak-pihak yang telah sama-sama berjuang dan mendukung untuk memenangkan paslon 01.

"Justru semua pihak yang ikut berjuang memenangkan 01 harus diberikan apresiasi yang besar. Agar tidak ada yang tersakiti sehingga dapat mengganggu kredibilitas dan kepercayaan terhadap pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua nanti," tandasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar bersabar menunggu keputusan resmi hasil pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). (RO/OL-9)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya