Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dukung Jokowi, Bima Arya Siap Dipecat PAN

Antara
13/4/2019 08:53
Dukung Jokowi, Bima Arya Siap Dipecat PAN
Waketum PAN Bima Arya Nyatakan Dukungan pada Jokowi-Amin(MI/Dede Susianti)

WAKIL Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya siap dipecat dari partai pascamenyatakan dukungannya pada Jokowi-Ma'ruf Amin dalam kegiatan bernama SpeakUp SatukanSuara di Puri Begawan Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4) malam

"Insya Allah saya siap atas segala resikonya. Prinsip saya right on is my party when it's right keep it right, when it's wrong make it right," ucap Bima kepada awak media selesai acara.

Namun, ia mengaku tidak terbersit untuk keluar dari PAN. Karena, Bima menganggap langkahnya sesuai dengan tujuan awal didirikanya PAN, yakni menjunjung tinggi reformasi.

"Saya ikut mendirikan partai ini, tidak ada sedikitpun keinginan keluar dari partai. Ini adalah ikhtiar saya untuk sejalan dengan platform partai," ungkap Bima.

Baca juga: Akhirnya, Bima Arya Nyatakan Dukungan untuk Jokowi-Amin

Menurutnya, sejak awal, ia sudah tidak setuju dengan langkah PAN mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terlebih, pasangan itu berasal dari partai yang sama.

"Ketika waktu itu PAN berkumpul mendukung Prabowo Sandi saya sudah sampaikan masa (dari) Gerindra (dan) Gerindra. Saya enggak habis pikir kenapa harus seperti itu," tukasnya.

Bima sengaja baru mendeklarasikan dukungannya pascapurna jabatan sebagai Wali Kota Bogor periode 2014-2019 dengan alasan menghormati Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

"Karena janji saya kepada Ketum untuk netral. Kan sekarang saya bukan kepala daerah," imbuhnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, mantan politisi PAN yang sekarang menjadi kader Partai NasDem Wanda Hamidah. Wanda mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Bima Arya.

"Saya menjadi kader PAN selama 16 tahun, tapi kemudian dikeluarkan gara-gara dukung Jokowi. Bagi saya negara lebih penting," kata Wanda.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya