Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Sumber Alfaria Trijaya mengatakan kabar tersiar di media sosial mengenai potongan langsung yang dilakukan Alfamart untuk donasi adalah tidak benar. Hoaks tersebut juga menyebutkan bahwa donasi untuk kepentingan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02. Dalam gambar, besaran donasinya, ialah Rp10 ribu.
Dalam keterangan resminya yang diterima Media Indonesia, Alfamart mengatakan tidak pernah menerapkan sistem potong langsung untuk donasi. "Kasir wajib menawarkan terlebih dahulu kepada konsumen apakah bersedia untuk berdonasi. jika tidak, uang akan dikembalikan," kata Nur Rachman, Corporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya, Selasa (9/4).
Pada setruk belanja yang beredar di media sosial, dikatakan Rachman, terjadi kesalahan memasukkan nominal donasi. Seharusnya Rp100 menjadi Rp 10. ribu. "Pihak kasir langsung menggantinya secara tunai, konsumen atas nama Ibu Rahmi telah menerima penjelasan dan tidak mempermasalahkan hal itu, sehingga permasalahan telah selesai," kata Rachman.
Baca juga: Spesialis perampok Alfamart diringkus petugas
Perusahaan, lanjut dia, berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen di seluruh Indonesia. "Kami mohon masyarakat tidak ikut menyebarluaskan konten tersebut karena tidak dapat dipertanggung jawabkan, menyesatkan masyarakat, dan merugikan nama baik perusahaan," sambung dia.
"Kami telah melaporkan konten tersebut ini melalui surat elektronik kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika agar dapat ditindak lanjut," pungkas Rachman. (OL-7)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved