Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG hari pencoblosan Pilpres 17 April 2019, Cawapres RI nomor urut 01 Ma'ruf Amin meyakini Jokowi dan dirinya akan unggul 70% suara di Bogor dalam Pilpres 2019 mendatang.
Keyakinan itu disampaikan Amin dalam kampanye terbuka di Lapangan Marzuki Mahdi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/4).
Baca juga: KPU Pastikan tidak Ada Nama OSO di Surat Suara DPD
"Insya Allah Bogor menang 01, 70%. Haqul yakin kali ini pasti menang," kata Amin.
Dia mengatakan, Jokowi dan dirinya akan membuat Indonesia menjadi lebih maju, bukan menjadikan Indonesia bubar.
Selama ini, kata Amin, Jokowi telah berbuat banyak bagi bangsa. Pencapaian Jokowi itu akan dilipatgandakan ketika Jokowi-Amin menang pada periode mendatang.
"Pak Jokowi sudah banyak berbuat untuk bangsa ini, bukan hanya omong doang, bukan hanya janji, tapi bukti," paparnya.
Amin mengatakan Jokowi telah mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar sehingga anak-anak tidak mampu bisa sekolah. Jokowi juga telah mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat agar orang bisa berobat.
"Sekarang sudah 96,8 juta yang dibayari pemerintah, katanya orang miskin cuma 25 juta. Sekarang tidak perlu takut 'sadikin', sakit sedikit miskin, karena sudah dibayari pemerintah," kata Amin.
Baca juga: 10 Eks Anggota DPRD Malang Divonis
Amin mengatakan orang yang mengatakan Jokowi tidak berbuat apapun adalah orang yang selama ini tengah tertidur.
"'Ngorok sia', makanya kita bangun. Insya Allah Indonesia akan maju. Apa yang sudah ada akan dilipatgandakan kalau Jokowi-Amin menang," katanya. (RO/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved