Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER KPU Viryan Aziz berharap Bagus Bawana Putra, terdakwa kreator hoaks tujuh kontainer yang berisi 80 juta surat suara telah tercoblos, dihukum berat. Pasalnya, perbuatan Bagus telah memicu kegaduhan publik dan juga dianggap sebagai bentuk mendelegitimasi pemilu.
"Motifnya jelas tak baik dan menganggu kepentingan lebih besar. Kami berharap bisa diberikan hukuman maksimal," katanya di Jakarta, kemarin.
Selain itu, Viryan berharap pengadilan bisa mengungkap lebih jauh termasuk apakah kasus ini dilakukan sendiri atau ada pihak lain yang terlibat.
''Kita berharap pengadilan bisa memberikan keputusan seadil-adilnya. Mengungkap tuntas pelaku hoaks tersebut, apakah dia sendirian atau ada pihak lain," katanya.
Bagus menjalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus hoaks tujuh kontainer yang berisi 80 juta surat suara telah tercoblos, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kemarin.
Sebelum mendengarkan dakwaan jaksa, Bagus sempat berpose 'dua jari'. Simbol itu lekat dengan pose yang biasa digunakan pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Bagus didakwa sebagai kreator hoaks dan dijerat dengan 8 pasal berlapis. ''Bagus ialah kreator dalam membuat rangkaian kata-kata untuk menyebarkan berita bohong ini,'' kata Jaksa Mangontan di persidangan.
Mangontan membeberkan medium penyebaran hoaks itu dilakukan terdakwa melalui media sosial.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan itu, jaksa menyebut nama Sugiono alias Abdul Karim mengirimkan pesan ke grup Whatsapp Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP) Provinsi Banten.
Dia menanyakan terkait kebenaran informasi adanya tujuh kontainer berisi 80 juta surat suara yang telah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Setelah itu, pesan diteruskan kepada Suroso dan Mujiman alias Maulana yang kemudian sampai kepada Bagus. ''Suroso yang menyampaikan informasi, tetapi Bagus yang berinisiatif untuk membuat rangkaian kata-kata dan menyebarkannya melalui media sosial Twitter ataupun Whatsapp. Dialah kreator dalam kasus ini,'' ujarnya lagi.
Mangontan mengatakan awalnya kabar itu belum terlalu tersebar luas. Setelah Bagus mendapatkannya, dia berinisiatif merangkai kalimat hoaks.
''Dia berinisiatif membuat rangkaian kata-kata untuk mengarahkan pada pemberitaan yang tidak benar atau hoaks,'' ujarnya lagi.
Dalam cuitannya, Bagus juga memention akun Twitter sejumlah pejabat, yakni eks Wasekjen Demokrat Andi Arief, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon, serta sebuah akun Twitter dengan nama pengguna @AkunTofa. (Ins/Ant/X-10)
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Meta sebagai pemilik platform dianggap tidak berusaha untuk melakukan moderasi konten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved