Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sandiaga Didukung Saudagar Bugis

Thomas Harming Suwarta
04/4/2019 08:50
Sandiaga Didukung Saudagar Bugis
Sandiaga Salahuddin Uno memberi pemaparan saat menjadi pembicara pada Makassar Young Entreprenuer Summit (YESS) 2019 di Makassar.(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

CAWAPRES Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan dari saudagar Bugis-Makassar Rantau di Jakarta Selatan.

Dia ditemani politikus Golkar yang mendukung Prabowo-Sandiaga, Erwin Aksa.

Erwin Aksa menyebut Prabowo-Sandiaga mewakili dirinya sebagai Bugis-Makassar. Meskipun di antara keduanya tidak ada yang asli Bugis-Makassar.

"Kita warga Bugis Makassar, keluarga perantau, kita tidak punya keterwakilan di pilpres ini, yang ada Bang Sandi, dia ada garis turunan dari Makassar-Bugis. Dia seorang pedagang, seorang yang punya mental saudagar," ucap Erwin Aksa.

Dalam kesempatan itu, Erwin bercerita JK tidak mempermasalahkan dengan pilihannya. Seperti diketahui, JK merupakan Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Apa yang kita deklarasikan, Pak JK sebagai negarawan setuju saja, ketawa-ketawa saja. Saya sampaikan, saya tidak minta izin. Saya sampaikan, karena kami di keluarga, karena seorang Bugis-Makassar, kita punya jiwa setia kawan. Itu juga yang sering Pak JK sampaikan kepada kita semua," kata Erwin.

Sandiaga Uno datang dengan menggunakan peci khas Bugis atau Songkok. Dia mendapat sarung khas Bugis sebagai simbol pemberian deklarasi.

Sandiaga mengaku tidak bisa berlama-lama memberi sambutan, apalagi orasi politik. Dia mengikuti imbauan KPU agar tidak melakukan orasi politik.

"Hari ini, hari libur Isra Mikraj, tidak boleh orasi politik. Tapi, bicara bagaimana persahabatan boleh tidak? Ekonomi lebih baik boleh tidak?" kata Sandiaga.

Sandiaga bercerita saat kampanye di Makassar dan Palopo. Dia melihat masih ada masalah di Sulawesi Selatan.

"Dengan Prabowo-Sandi, Insya Allah Sulsel jadi lokomotif pertumbuhan Indonesia. Saya catat ada beberapa orang tidak merasakan keadilan di Sulawesi Selatan. Petani mengeluh karena adanya kebijakan impor.''

Sandiaga juga prihatin atas kejadian pengeroyokan pendukung capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin oleh pendukung Prabowo-Sandiaga. Sandiaga meminta polisi segera mengusut kasus tersebut.

"Pihak berwajib harus tangani, jangan berprasangka.'' (Ths/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya