Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden Prabowo Subianto berulang kali mengucapkan diksi 'perang' selama debat keempat capres.
Berdasarkan analisa konten bahasakita.co.id, debat yang berlangsung pada Sabtu (31/3), Prabowo mengucapkan 12 kali kata perang. Adapun capres Joko Widodo hanya 5 kali mengucapkan kata tersebut.
Baca juga: Prabowo Bicara Perang Konvensional, Jokowi Bicara Perang Moderen
Jokowi antara lain mengucapkan kata perang saat menjelaskan kondisi bidang pertahanan. "Pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) TNI sangat diperlukan mutlak diperlukan, terutama dalam hal penguasaan teknologi persenjataan dan cyber. Karena, ke depan perangnya adalah perang teknologi."
Lalu, saat Jokowi menjelaskan peran Indonesia di hubungan internasional. "Dan diplomasi ini kita sekarang ini diberikan kepercayaan untuk menyelesaikan banyak hal yang berkaitan dengan konflik dan perang."
Setelah itu, Jokowi kembali mengucapkan diksi perang saat menjelaskan konflik di dalam negeri. "Konflik ini bisa menjadi membesar karena perang teknologi perang elektronik yang dilakukan dari luar untuk menusuk langsung ke dalam."
Baca juga: Jokowi: Saya Percaya pada TNI
Adapun Prabowo mengucapkan kata perang antara lain saat dia menyinggung ketersediaan peluru TNI. "Sudah beritahu berapa peluru berapa hari peluru kita perang."
Baca juga: Prabowo: TNI Punya Budaya ABS
Lalu, Prabowo juga menjelaskan latar belakangnya yang menguasai ilmu perang. "Saya pelajari ilmu perang. Ribuan tahun sejarah perang saya pelajari,
Setelah itu, Prabowo kembali mempertanyakan kegunaan membentuk Divisi 3 Kostrad. "Pelurunya enggak ada, untuk apa bikin Divisi Ketiga. Markas bagus, enggak bisa perang."
Prabowo mengisahkan saat dia masih aktif di TNI dan berpangkat letnan dua pada kisaran 1974. "Pengarahan dari jenderal-jenderal saya pada 1974, dalam 20 tahun tidak akan terjadi perang. Tahu-tahu pada 1975, Timor Timur meletus. Saya letnan dua berangkat ke Timtim, pak. Padahal jenderal-jenderal saya memberi pengarahan dalam 20 tahun tidak akan ada perang."
Dia juga mengucapkan kata perang seraya mengingatkan Jokowi. "Siapa yang memberi briefing itu, pak. Tidak boleh dalam dalam pertahanan keamanan. Kita tidak boleh menganggap tidak akan ada perang. Si vis pacem para bellum, artinya kalau menghendaki damai siaplah untuk perang."
Prabowo kembali menggunakan kata perang saat mengulangi kisahnya semasa berpangkat letnan dua.
Prabowo juga mengisahkan pelatihan di tentara. "Kami di tentara dilatih untuk mengamankan objek vital strategis. Dan dalam setiap latihan perang, sasarannya selalu objek vital."
Dia juga mengaku melihat persoalan bandara dari sisi strategi perang.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Prabowo mengaitkan langsung antara stabilitas nasional dan kinerja ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengah ketidakpastian global.
Menjelang dimulainya rangkaian inti acara, Presiden Prabowo dipersilakan menuju State Dining Room untuk bertemu Raja Inggris Charles III.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia menempatkan Inggris sebagai mitra yang sangat strategis, terutama dalam mendukung akselerasi ekonomi nasional.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved