Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN pemilihan umum akan sukses apabila semakin banyak warga yang memiliki hak untuk memilih datang melaksanakan haknya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seruan capres petahana Joko Widodo agar semua orang me laksanakan hak pilihnya untuk mencoblos ke TPS pada 17 April adalah seruan yang tepat.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding mengatakan pihaknya mendorong agar seluruh elemen pendukung paslon 01 Jokowi-Amin untuk datang dan mendampingi para calon pemilih yang masih bingung. Sehingga mereka dapat terhindarkan menjadi golput.
Baca juga: Jokowi Minta Masyarakat tak Mudah Terpecah Akibat Hoaks
"Bagi Kami, kawan/saudara-saudara yang masih golput merupakan golongan yang bukan anti demokrasi melainkan bingung, berpotensi telah termakan hoaks dan fitnah hingga takut adanya tindakan represif layaknya pilgub DKI 2017 kemarin," kata Karding di Jakarta, Rabu (27/3).
Harus diakui, lanjutnya, serangan hoaks dan rasa traumatis yang pernah terjadi pada pilkada DKI 2017 masih banyak membekas. Oleh karena itu, cara yang efektif adalah bertatap muka dan memberikan pendampingan.
"Kami mengimbau kepada seluruh elemen pemenangan Jokowi-Ma'ruf agar mendampingi mereka, bertatap muka, klarifikasi hoaks yang mereka terima, jelaskan program kampanye kita dan terakhir dampingi mereka ke TPS agar mereka tidak merasa sendirian," ujar politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca juga: Jokowi Optimistis Raih 60% Suara di Kalbar
Kemungkinan adanya tindakan 'represif' dapat terjadi seiringan dengan seruan kubu paslon 02 Prabowo Subianto yang menghimbau pendukung ya datang dan mengawal TPS. Bahkan ada yang mengatakan untuk menyiapkan dapur umum di sekitaran TPS.
"Tagline kami adalah "Jokowi adalah kita" "Putih Adalah Kita", bersama-sama kita coblos paslon 01 di Pilpres 2019 dan jangan takut dengan adanya tindakan represif bahwa kalian tidak sendirian, ada Kita yang bersama kalian semua, " tandas Karding. (RO/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved