Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden RI nomor urut 1, Joko Widodo, mengaku optimistis bisa memenangkan Pilpres di Kalimantan Barat dengan perolehan suara 60%.
"Melihat dukungan dan antusias masyarakat Kalbar serta bukti kerja kita selama 4,5 tahun terakhir ini, saya optimistis bisa menang di Kalbar dengan perolehan 60%n suara," kata Jokowi saat menyampaikan orasi politiknya pada kampanye terbuka di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Rabu (27/3).
Menurutnya, masyarakat Kalbar sudah sangat cerdas dan bisa melihat sendiri hasil kerjanya selama 4,5 tahun ini, baik itu untuk yang dilakukan di daerah perbatasan, maupun di sejumlah daerah di Kalbar.
"Saya juga sudah 10 kali ke Kalimantan Barat, saya tahu betul apa yang dibutuhkan masyarakat Kalbar. Banyak program pembangunan yang sudah kita lakukan untuk Kalbar, ini akan terus kita lanjutkan ke depan," tuturnya.
Dia menjelaskan, saat ini masyarakat Kalbar sudah bisa merasakan kemajuan pembangunan, seperti pembangunan PLBN Entikong, Aruk dan Badau, perbaikan jalan infrastruktur perbatasan, pembangunan jembatan dan jalan nasional yang ada di Kalbar, serta program pembangunan masyarakat lainnya.
Baca juga: Ma'ruf Amin Hadiri Harlah ke-96 NU di Wonosobo
Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar agar bisa datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019 mendatang dan memberikan suaranya.
"Terakhir saya titip, tanggal 17 April 2019 marilah kita mengajak teman-teman kita, kawan-kawan kita, saudara-saudara kita berbondong ke TPS, jangan ada satu orang pun yang golput, dan saya mengajak kita ke TPS pakai baju putih karena yang akan dicoblos bajunya putih. Datang ke TPS bajunya putih, karena yang mau dicoblos bajunya putih. Karena
putih adalah kita, kita adalah putih," kata Jokowi.
Dia juga menambahkan, akan melihat hasil Pemilu di Kalbar pada tanggal 17 April sore.
"Saya akan telepon ketua, pak ketua gimana Kalbar. Menang, menang, menang, saya tanya lagi menangnya berapa persen. Tahun 2014, Jokowi-JK menang di Kalbar 60%, jadi kalau di Kalbar 2019 tidak lebih dari itu, hati-hati, saya minta lebih dari 60%," tuturnya. (OL-3)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved