Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRI Presiden RI keempat, Zanubba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, menghadiri rangkaian kegiatan kampanye terbuka calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Jawa Timur, Senin (25/3). Yenny berharap Jokowi bisa menang tebal di Jawa Timur.
"Bahwa akan menang ya pasti, insya Allah. Tapi, menangnya harus tebal. Jangan kaya martabak tipis kering," kata Yenny di sela-sela kegiatan kampanye terbuka Jokowi.
Lebih lanjut Yenny menjelaskan, target yang dipatok untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur diharapkan mencapai angka 70%. Sebisa mungkin, kata Yenny, tidak berada di bawah angka 60%.
Baca juga: Hologram Jokowi Ajak Warga Lebak Lawan Hoaks
"Target 60% itu ambang bawah, kalau bisa di atas itu, 70% sampai 75%. Jadi harus tebal menangnya," ungkapnya.
Yenny mengatakan, berbagai cara dilakukan timnya untuk membantu mencapai target tersebut. Di antaranya menggenjot suara dari kelompok Nahdlatul Ulama (NU) sebagai basis suara muslim terbesar di Jawa Timur. Menurutnya, jumlah pemilih dari kalangan NU bisa mencapai 50%.
"Wajar kalau semua calon akan fokus untuk menggarap massa NU sebagai sumber suara konstituen-konstituen mereka. kebetulan di Jatim memang basis NU jadi wajar juga bahwa salah satu fokus kampanyenya di Jatim," ujarnya. (OL-2)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved