Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jokowi Minta Negara Jangan Dipimpin yang masih Coba-Coba

Akmal Fauzi
21/3/2019 21:55
Jokowi Minta Negara Jangan Dipimpin yang masih Coba-Coba
(MI/MOHAMAD IRFAN)

CALON Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung pengalaman untuk memimpin sebuah pemerintahan. Jokowi mengaku beruntung mendapat pengalaman memimpin, mulai dari wali kota, gubernur, hingga presiden.

"Pengalaman itu memberikan keuntungan kepada saya dalam mengelola, menakhodai kapal besar negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Jokowi dalam sambutan acara deklarasi dukungan 10.000 pengusaha di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3) malam.

Jokowi kemudian mengenang ketika awal menjadi sebagai Wali Kota Solo. Menurut Jokowi, sebagai orang dengan latar belakang pengusaha, dirinya memerlukan waktu 2 tahun untuk beradaptasi memimpin pemerintahan.

"Tidak mudah jangan dipikir gampang. Dari pengusaha masuk ke dunia pemerintahan, dunia politik berbeda total, Itu baru pada posisi di wali kota," ujarnya.


Baca juga: Pesan JK untuk Jokowi: Jaga Gaya Merakyat


Jokowi mengaku tak tahu berapa waktu yang digunakan untuk beradaptasi bila tak memiliki pengalaman menjadi wali kota, gubernur ketika menjadi presiden. Oleh karena itu, ia mengajak untuk tidak memberikan kepemimpinan kepada pihak yang tak memiliki pengalaman.

"Artinya apa, jangan diberikan yang masih coba-coba, gitu loh. Setuju enggak?" kata Jokowi. "Setuju," jawab peserta yang hadir.

"Itu yang saya maksud. Saya ngomong apa adanya," ujar Jokowi.

Di lain sisi, Jokowi mengapresiasi dukungan 10 ribu pengusaha yang tergabung dalam Pengusaha Pekerja ProJokowi (KerJo). Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Erick Thohir.

Beberapa tokoh pengusaha yang hadir diantaranya, Bahlil Lahadalia, Sofjan Wanandi, Arifin Panigoro, Boy Thohir, Bobby Gafur Umar, Rosan Roeslani, Ali Markus, Anindya Bakrie, Haryadi Sukamdani, Sinta Kamdani dan Karaniya Dharmasaputra. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya