Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI terbaru yang dirilis oleh Indo Barometer menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul jauh dari paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang jadi rivalnya dalam Pilpres 2019.
Elektabilitas Jokowi-Amin mencapai 50,2%, sementara Prabowo-Sandi terpaut hingga 21% dengan elektabilitas 29,9%.
Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli mengatakan, survei yang digelar pada 6-12 Februari 2019 itu dilakukan dengan memproyeksikan Pilpres 2019 digelar saat survei dilakukan.
"Jokowi-Ma’ruf Amin diprediksi menang, selisihnya 21%," kata Hadi ketika konferensi pers di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).
Survei Indo Barometer yang mengambil sampel dari 1.200 responden dan menggunakan emtode mutistage random sampling itu juga menunjukkan adanya pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) hingga mencapai 20%.
Namun, bila undecided voters itu dibagi secara merata terhadap dua paslon dalam Pilpres 2019, maka jarak keunggulan Jokowi-Amin akan makin lebar hingga 26,94%.
Baca juga : Indo Barometer: 64,9 Persen Publik Puas dengan Kinerja Jokowi
Hadi menjelaskan jika diproyeksikan hasil survei Februari 2019 ke 17 April 2019, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan proyeksi 63.47%, sementara Prabowo-Sandi 36.53%.
"Suara undecided voters jika dibagi proporsional hasilnya seperti itu. Tapi, kalau ada kejadian luar biasa yang merugikan Jokowi-Ma'ruf, tentu suaranya akan berubah. Ini perhitungan jika tidak ada kejadian yang aneh-aneh," kata Hadi.
Seperti diketahui, Survei Nasional Indo Barometer ini dilaksanakan pada 6–12 Februari 2019. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved