Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan panggilan Mas Kowi sebagai sumber nestapa menunjukan sikap keputusasaan.
Jangan sampai keputusasaan Amien Rais tersebut membuatnya gelap mata, ketika Prabowo Subianto kalah, dengan menghasut pendukung Prabowo untuk berjihad berhadapan dengan aparat.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir mengatakan, perkataan Amien Rais bahwa Jokowi sumber segala nestapa adalah bentuk keputusasaan.
"Ini adalah bentuk keputus-asaan dari seorang mbah Mien (Amien Rais) terhadap kenyataan bahwa hasil survei Prabowo-Sandi yang stagnan di sekitaran 30 persen saja sehingga mbah Mien sudah hopeless bahwa Prabowo-Sandi bakal kalah di Pilpres bulan April mendatang, yang menyebabkan Prabowo Subianto nestapa," ungkap Inas saat dikonfirmasi, Rabu (13/3).
Baca juga: TKN: Kami Pertimbangan Lembaga Survei yang Kredibel
Dia menambahkan, jangan sampai keputusasaan Amien Rais tersebut membuatnya gelap mata, ketika Prabowo Subianto kalah, dengan menghasut pendukung Prabowo untuk berjihad berhadapan dengan aparat.
"Karena hal tersebut akan memecah belah bangsa dan merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, politikus senior PAN Amien Rais menyebut Jokowi sebagai sumber nestapa di Indonesia.
"Jadi saya akan akhiri ini, tapi kita waspadai kita kumpulkan kecurangan itu nanti kalau mereka menang curang, kita geruduk KPU dan presidennya. Sekarang ternyata hoax itu kan ujungnya Pak Kowi, jadi Mas Kowi sumber segala sumber nestapa Indonesia, jadi insyaallah kita hadapi pelan-pelan," kata Amien di Seknas Prabowo-Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminto, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. (OL-3)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved