Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memberikan pengarahan kepada 366 siswa SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2019 di Istana Kepresidenan Bogor. Jokowi meminta para siswa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Indonesia negara besar yang beragam, sudah jadi anugerah dari Tuhan atas perbedaan itu," kata Jokowi di Ruangan Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Senin (4/3).
Jokowi menyebut penduduk Indonesia mencapai 269 juta jiwa. Ratusan juta penduduk itu tersebar dari Sabang hingga Merauke. Mereka memiliki budaya, adat, ras, suku, dan agama yang berbeda.
Ia meminta perbedaan itu tidak membuat masyarakat terpecah belah. Biasanya, perpecahan masyarakat diakibatkan masalah politik.
"Baik itu gara-gara pilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden. (Pemilu) itu setiap lima tahun ada," kata Jokowi.
Baca juga: Jokowi Minta Siswa Taruna Nusantara Bantu Berantas Hoaks
Ia pun meminta para siswa aktif menjaga persatuan di masyarakat. Cara paling sederhana adalah meluruskan fitnah dan kabar bohong yang marak di media sosial.
"Berani meluruskan, yang benar katakan benar, yang salah katakan salah, jangan dibalik-balik," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Presiden mengingatkan pentingnya persatuan dan persaudaraan sebagai modal dan aset penting sebuah bangsa.
"Sebagai anak bangsa, rugi besar kita. Gara-gara urusan politik antarteman enggak saling ngomong. Harus dipakai sebagai pendewasaan politik pematangan politik kita bagaimana memilih seorang pemimpin," jelas mantan Wali Kota Surakarta itu. (Medcom/OL-2)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved