Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Anies Puji Program Sertifikat Tanah Pemerintah Jokowi

Akmal Fauzi
26/1/2019 16:38
Anies Puji Program Sertifikat Tanah Pemerintah Jokowi
(MI/ROMMY PUJIANTO )

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi program pemberian sertifikat tanah oleh pemerintah yang dibagikan kepada warga Jakarta. Menurutnya, pemberian sertifikat merupakan program yang memberikan dampak langsung untuk warga.

Hal itu disampaikan Anies saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan 3.000 sertifikat tanah di Lapangan Bola Arcici, Jalan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

“Siang ini kami bersama 3.000 warga Jakarta Pusat dari 30.000 yang dapat sertifikat. Izinkan kami apresiasi atas program yang dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar Anies.

Anies mengatakan, program pembagian sertifikat tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia ini merupakan program kerja nyata karena dapat memberikan kemudahan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan warga ibu kota di masa mendatang.

“Insya Allah semoga ini jadi manfaat, menjadi sesuatu yang membawa berkah bagi kita semua," kata Anies.

Baca juga: Presiden Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah di Jakarta Pusat

Jokowi, dalam sambutannya, menjelaskan pemberian sertifikat tanah ini lantaran sengketa lahan masih menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan.

“Kenapa diberikan dan dipercepat? Karena setiap saya masuk ke kampung, ke desa, ke daerah yang masuk ke telinga saya urusan sengketa tanah sengketa lahan tidak hanya di Jakarta tapi seluruh Indonesia," kata Jokowi.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil berjanji pihaknya akan secepatnya memberikan sertifikat kepada warga yang belum mendapatkan sertifikat tanah baik kepada warga Jakarta maupun di luar daerah.

"Kami berjanji seluruh tanah di Jakarta Pusat dan daerah lainnya akan bersertifikat," tutur Sofyan.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya