Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MOTOR injeksi adalah sepeda motor yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar untuk menyuplai bensin ke ruang bakar mesin secara otomatis, presisi, dan terkontrol oleh ECU.
Pada motor injeksi, bensin disemprotkan langsung oleh injektor ke mesin sesuai kebutuhan, berdasarkan data dari berbagai sensor. Berbeda dengan motor karburator yang masih mengandalkan setelan manual.
Kotoran membuat semprotan bahan bakar tidak optimal sehingga pembakaran terganggu.
Aliran udara terhambat, menyebabkan campuran udara dan bensin tidak seimbang.
Percikan api lemah sehingga mesin tidak terbakar sempurna.
Pompa bensin melemah atau filter bensin tersumbat dapat menyebabkan suplai BBM terganggu.
TPS yang rusak membuat ECU salah membaca bukaan gas.
Sensor ini berfungsi membaca tekanan dan suhu udara, jika bermasalah, campuran BBM jadi tidak ideal.
Motor injeksi sangat bergantung pada kelistrikan, tegangan tidak stabil bisa menyebabkan brebet.
Data yang tidak sinkron membuat pengaturan bahan bakar dan pengapian tidak optimal.
Untuk mengatasinya, bersihkan injektor dan throttle body, ganti atau bersihkan filter udara dan busi, cek aki dan sistem kelistrikan, serta lakukan reset ECU atau scanning di bengkel. (Z-4)
Sumber: carmudi, astra
Agar tidak terjadi hal tersebut, baiknya bersihkan throttle body dan injektor secara berkala, ganti busi jika sudah aus, periksa sensor-sensor injeksi menggunakan scanner
Untuk mencegahnya, gunakan busi asli sesuai tipe motor, cek dan bersihkan sistem injeksi secara berkala, gunakan BBM sesuai RON yang direkomendasikan, serta ganti busi setiap 5.000
Sistem injeksi bekerja dengan cara menyemprotkan bensin ke ruang bakar menggunakan injektor elektronik, yang dikontrol oleh ECU.
Dengan menggunakan motor injeksi, maka penggunaan bahan bakar lebih irit, ramah lingkungan, mudah dinyalakan saat suhu dingin, hingga tenaga mesin lebih stabil.
Motor injeksi dikenal lebih irit dibandingkan motor karburator, tetapi ada beberapa faktor yang bisa membuat konsumsi bensinnya menjadi boros.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved