Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
REM motor adalah sistem pada sepeda motor yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan, mengontrol laju, dan memberhentikan kendaraan secara aman.
Rem merupakan komponen keselamatan paling penting pada motor.
Kampas yang menipis membuat gesekan tidak maksimal dan rem terasa keras atau kurang menggigit.
Debu, lumpur, dan karat dapat membuat piston kaliper tidak bergerak bebas sehingga rem terasa berat.
Piston yang terjebak karena kotoran atau karat akan membuat tekanan rem lebih berat ketika ditarik.
Selang yang kotor atau tertekuk membuat aliran minyak rem tidak lancar sehingga tuas rem terasa keras.
Minyak rem yang mengental atau tercampur udara membuat tekanan rem tidak normal.
Seal atau piston di master rem aus sehingga tekanan hidrolik tidak bekerja dengan baik.
Cakram yang melengkung membuat kampas menekan permukaan yang tidak rata sehingga rem terasa berat.
Beberapa kampas aftermarket terlalu keras, menyebabkan gesekan berat dan rem tidak responsif.
Pemasangan kaliper yang tidak benar bisa membuat kampas menekan piringan terus-menerus.
Bearing aus akan membuat putaran roda berat, efeknya rem terasa lebih keras saat digunakan.
Kotoran tebal di cakram atau kampas bisa menambah gesekan dan membuat rem terasa keras.
Untuk mengatasinya, bersihkan kaliper dan piston, ganti minyak rem minimal 1 sampai 2 tahun sekali, bleeding atau removing air pada sistem rem, ganti kampas rem baru, periksa selang rem dan master rem, cek kondisi cakram. (Z-4)
Rem termasuk komponen paling penting dalam keselamatan berkendara karena berhubungan langsung dengan kemampuan pengendara untuk mengontrol kecepatan
Rem bekerja dengan mengubah energi gerak menjadi energi panas melalui gesekan antara komponen rem dan roda.
Sistem ini bekerja dengan cara mengubah energi gerak menjadi energi panas melalui proses gesekan antara komponen rem.
Untuk mencegahnya, gunakan engine brake saat menurun, jangan rem terus-menerus, lakukan pengereman bertahap, periksa kondisi kampas, minyak rem
Agar tidak mengalami rem blong, baiknya rutin cek ketebalan kampas rem, ganti minyak rem tiap 1 sampai 2 tahun, jangan sering mengerem mendadak atau menahan rem lama di jalan turunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved