Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
REM motor adalah komponen penting pada kendaraan bermotor yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan, menghentikan laju motor, atau menahan posisi motor agar tidak bergerak.
Sistem ini bekerja dengan cara mengubah energi gerak menjadi energi panas melalui proses gesekan antara komponen rem.
Menekan tuas rem terlalu sering, terutama di jalan menurun atau macet, membuat kampas dan cakram terus bergesekan, sehingga timbul panas berlebih.
Kampas yang sudah tipis menyebabkan gesekan langsung antara besi kampas dan cakram, membuat suhu meningkat cepat dan menurunkan efisiensi pengereman.
Kaliper atau piston yang tidak kembali ke posisi semula setelah direm akan membuat kampas tetap menempel pada cakram, menimbulkan gesekan terus-menerus dan panas berlebih.
Bagian seperti pin kaliper atau master rem perlu pelumasan. Jika kering atau kotor, gerakan piston tidak lancar dan menyebabkan kampas terus menempel pada cakram.
Debu, lumpur, atau minyak yang menempel pada kampas dan cakram dapat menghambat gesekan normal, membuat rem bekerja lebih keras dan cepat panas.
Jika cakram tidak rata, gesekan menjadi tidak merata. Akibatnya, panas menumpuk di satu sisi dan menyebabkan overheating pada rem.
Volume minyak rem yang terlalu banyak atau katup master tidak bekerja sempurna bisa membuat kampas selalu menempel, meskipun tuas rem tidak ditekan.
Kebiasaan ngebut lalu mendadak rem, terutama di kecepatan tinggi, akan membuat sistem rem bekerja keras secara mendadak dan cepat panas.
Agar rem tidak cepat panas, gunakan engine brake di jalan turunan, periksa dan bersihkan sistem rem secara rutin, ganti kampas rem jika sudah menipis, pastikan cakram dan kaliper dalam kondisi baik. (Z-4)
Untuk mengatasinya, bersihkan kaliper dan piston, ganti minyak rem minimal 1 sampai 2 tahun sekali, bleeding atau removing air pada sistem rem, ganti kampas rem baru
Rem termasuk komponen paling penting dalam keselamatan berkendara karena berhubungan langsung dengan kemampuan pengendara untuk mengontrol kecepatan
Rem bekerja dengan mengubah energi gerak menjadi energi panas melalui gesekan antara komponen rem dan roda.
Untuk mencegahnya, gunakan engine brake saat menurun, jangan rem terus-menerus, lakukan pengereman bertahap, periksa kondisi kampas, minyak rem
Agar tidak mengalami rem blong, baiknya rutin cek ketebalan kampas rem, ganti minyak rem tiap 1 sampai 2 tahun, jangan sering mengerem mendadak atau menahan rem lama di jalan turunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved