Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA perusahaan otomotif asal Jepang Suzuki dan Toyota sedang mengembangkan bersama kendaraan listrik (electric vehicle/EV) murni model 2025 untuk kebutuhan pasar otomotif di India.
Langkah ini juga akan memperluas kolaborasi antara pembuat mobil yang telah memperdagangkan teknologi dan model di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia yang menjadi pasar penting untuk keduanya.
Meski begitu, kedua perusahaan masih menutup rapat kerja sama tersebut. Namun, platform baru ini dapat mendukung berbagai kendaraan. Yang pertama, akan memulai debutnya pada 2025, kemungkinan besar akan mengadopsi body style SUV.
Kerja sama ini akan memperluas jangkauan SUV bertenaga ICE, hybrid ringan, dan hybrid penuh dari Suzuki, sambil menjawab kebutuhan kelompok pembeli yang lebih luas. Toyota juga dapat menawarkan versinya sendiri dengan menampilkan gaya yang sedikit berbeda.
Suzuki baru-baru ini mengumumkan telah mengeluarkan investasi sebesar us$1,37 miliar untuk produksi EV di Gujarat, India. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan tersebut ingin menjadi pemain penting di pasar ini.
Baca juga: Fitur Secanggih Mobil Premium, SUV Ini Bisa Didapatkan Hanya dengan Rp300 Jutaan
Seperti dilansir Nikkei Asia, Selasa (30/8), Suzuki tetap menjadi merek terlaris dalam hal kendaraan penumpang. Namun, saingannya Tata Motors merupakan pemimpin di pasar EV.
Sedangkan Suzuki belum menawarkan kendaraan listrik. Perkiraan RBSA Advisors menunjukkan bahwa pasar EV India dapat tumbuh hingga lebih dari US$150 miliar pada 2030, termasuk mobil dan sepeda motor, itulah sebabnya pembuat mobil bergegas untuk bergabung.
Suzuki dan Toyota baru-baru ini mengungkapkan Grand Vitara dan Urban Cruiser Hyryder duo SUV elektrifikasi. Model kembar menggunakan platform Suzuki dan teknologi hybrid ringan, di samping teknologi hybrid penuh Toyota.
Toyota sudah memiliki arsitektur eTNGA untuk kendaraan listrik baterai, yang saat ini menopang Toyota bZ4x, Subaru Solterra, dan Lexus RZ 450e.
Dilihat dari kebutuhan spesifik pasar India, keduanya mengharapkan arsitektur yang berbeda dan disederhanakan untuk digunakan oleh Suzuki, menjaga EV yang diproduksi secara lokal semurah mungkin. (Ant/OL-16)
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Di pasar Tiongkok, motor ini dibanderol sekitar Rp24,6 jutaan jika dikonversi ke rupiah. Harga tersebut membuatnya bersaing ketat dengan skutik 125 cc lainnya
Jika Suzuki Saluto 125 hadir dengan nuansa klasik yang lebih lembut, US125T justru menonjolkan karakter mewah lewat detail lebih tajam dan desain yang lebih berani.
Kebutuhan terhadap kestabilan pasokan kendaraan yang akan diekspor telah dihitung matang oleh Suzuki lewat pengoperasian fasilitas produksi dengan sistem maupun teknologi mutakhir
Suzuki mampu mengupayakan rata-rata kandungan komponen dalam negeri lebih kurang 63% untuk Fronx, serta lebih kurang 82% bagi Satria.
Suzuki mengapresiasi kepercayaan publik terhadap SUV 7-seater terlarisnya dengan menghadirkan varian tertinggi bertema khas serta tampil elegan.
Melalui inisiatif ini, Suzuki ingin menunjukkan komitmen sebagai merek ramah yang memahami kebutuhan keluarga modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved