Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM konferensi pers yang digelar di The Opus Ballroom, The Tribrata Darmawangsa Jakarta Complex Area, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menyatakan, pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehocle Show (PEVS) 2022 yang akan digelar pada 22-31 Juli akan diikuti lebih dari 50 brand dari ekosistem kendaraan listrik.
Hal ini diungkapkan oleh Project Manager PEVS 2022 Rudi MF di acara konferensi pers terkait acara pameran yang akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta tersebut. "Ada lebih dari 50 brand EV (kendaraan listrik) yang nanti akan berpsrtisipasi di acara PEVS 2022," ujar Rudi.
Rudi menambahkan bahwa para peserrta pameran tersebut merupakan anggota Periklindo, mulai dari kendaraan roda empat seperti Wuling, DFSK, Fuso, Prestige dan lainnya, kendaraan roda dua seperti Gesits, Nozomi, Haka Motors, Rakata dan lainnya, hingga industri pendukung seperti ABC Lithium, Aerobus, Oyika dan masih banyak lagi.
Mengingat animo masyarakat Indonesia yang cukup tinggi terhadap kendaraan listrik, dan harga kendaraan listrik yang cukup tinggi, PEVS 2022 ditargetkan dapat membukukan transaksi lebih dari Rp500 miliar.
Pembukaan pameran kendaraan listrik PEVS 2022 kemungkinan besar akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), karena kegiatan tersebut berkaitan erat dengan penyelenggaraan Presidensi G20 dimana isu lingkungan menjadi salah satu sektor penting yang dibahas, termasuk diantaranya kendaraan listrik dan industri pendukungnya.
Ketua Umum Periklindo Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko mengatakan, penyelenggaraan pameran kendaraan listrik PEVS 2022 dilaksanakan pada saat yang tepat dimana saat ini tengah ramai dengan isu pembatasan dan kenaikan harga BBM.
Dengan kendaraan listrik, sambung Moeldoko, masyarakat tidak perlu takut terhadap kenaikan BBM dan bahkan bisa menjadi momentum masyarakat untuk beralih ke kendaraaan listrik. Hal inilah yang melatarbelakangi tagline unik dalam menyambut digelarnya PEVS 2022. "Dengan bangga Periklindo ini memiliki tagline utama 'BBM naik siapa takut'," ujar Moeldoko.
Agar kegiatan ini bisa dinikmati oleh kalangan masyarakat yang lebih luas, pameran yang akan digelar selama 10 hari ini menerapkan harga tiket masuk yang lebih terjangkau. Tiket premium untuk 22 Juli 2022 dibanderol Rp100 ribu. Sementara untuk tiket reguler untuk weekday dijual seharga Rp30 ribu dan Rp50 ribu di weekend. Tiket PEVS 2022 sudah bisa dibeli melalui laman DyandraTiket.com.
PEVS 2022 merupakan pameran listrik pertama di Indonesia, yang digelar oleh Periklindo yang diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan ekosistem elektrifikasi di Indonesia. Pameran ini juga menjadi momentum bagi industri lokal untuk mempromosikan produk kendaraan listriknya kepada masyarakat lebih luas lagi.
Yang cukup istimewa di pameran ini, para pengunjung dapat merasakan langsung kendaraan listrik yang dipamerkan karena panitia penyelenggara acara dalam hal ini Dyandra Promosindo menyediakan area test drive dan test ride di dalam ruangan sehingga lebih nyaman. (S-4)
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Peralihan ke transportasi berbasis listrik memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal, sekaligus mendukung agenda transisi energi.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Pengendara wajib memiliki sisi emosional yang terkontrol agar tidak mengambil keputusan ceroboh yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved