Senin 03 Mei 2021, 10:25 WIB

Esensi Hardiknas bagi Kehidupan dan Masa Depan Bangsa

Firli Bahuri | Ketua KPK RI | Opini
Esensi Hardiknas bagi Kehidupan dan Masa Depan Bangsa

MI/ Susanto
Firli Bahuri

    PADA Minggu 2 Mei 2021, segenap rakyat di Republik ini kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Hari dimana kita seyogianya, bukan hanya sekadar mengenang jasa pahlawan pendidikan di masa lalu, namun, juga menerapkan nilai-nilai perjuangan mereka dalam tekad dan upaya kuat mencabut benih-benih kebodohan yang ditanamkan penjajah pada ladang pemikiran bangsa Indonesia.

    Kita semua, tentunya sependapat bahwa sejarah Ki Hadjar Dewantara telah memberikan banyak tauladan akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan dan kemajuan bangsa ini. Tak ada hukuman yang lebih menyedihkan dari terpenjara kebodohan.

   Kebodohan jelas akar atau jurang kemiskinan, dan kemaksiatan. Hanya dengan pendidikanlah, bangsa ini dapat terlepas dari beragam belenggu kemaksiatan, salah satunya korupsi dan perilaku koruptif yang telah menggurita di Republik ini.

   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sudah tentu menilai pendidikan sangat penting karena menjadi urat nadi dan elemen vital dalam upaya membangun karakter, serta integritas bangsa, melalui pendidikan yang berkualitas yang menanamkan nilai-nilai antikorupsi di dalamnya.

    Pendidikan menjadi amat penting, mengingat pendidikan sebagai satu upaya mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan bangsa yang cerdas maka akan membawa kesejahteraan umum bagi semua anak bangsa.

    Bahkan, jauh lebih dari itu, pendidikan adalah salah satu senjata yang paling ampuh yang bisa kita gunakan untuk mengubah dunia (Education is the most powerful weapon which you can use to change the world)

    Karena itulah, KPK memasukkan pendidikan sebagai salah satu "national interest" dalam road map 2011-2023, dan, bukan hanya itu, KPK juga menempatkan pendidikan sebagai strategi pertama dari 3 strategi pemberantasan korupsi lainnya, yang menjadi core bussiness KPK.

     Dengan menggunakan jejaring pendidikan formal, maupun non formal mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi, KPK telah memasukan unsur, dan nilai-nilai pendidikan antikorupsi kepada masyarakat, untuk membentuk dan menjaga karakter, serta integritas setiap anak bangsa, agar lepas, tidak terpengaruh laten korupsi yang telah berurat akar di Republik ini.

    Tidak dapat dipungkiri, nilai-nilai perjuangan yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara bersama pahlawan pendidikan lainnya, semuanya benar. Melalui pendidikan, kita tentu dapat merengkuh kehidupan, dan masa depan yang lebih baik.

    Ingat, masa depan bangsa ini, tidak ditentukan saat dia terlahir. Namun, dengan pendidikan serta semangat belajar, berjuang, bekerja keras, Insya Allah masa depan negeri ini akan semakin baik.

    Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari tanamkan selalu nilai-nilai antikorupsi dalam setiap pendidikan di Republik ini, agar, cita-cita merdeka dari laten korupsi, dapat segera kita raih dan wujudkan di Bumi Pertiwi.

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Optimalisasi Reforma Agraria untuk Atasi Kemiskinan

👤Noor Marzuki Tim Ahli Wapres RI 🕔Kamis 06 Mei 2021, 05:05 WIB
BADAN Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 mengalami kontraksi 2,07% secara year on...
MI/Seno

Pekerja tanpa THR

👤Razali Ritonga Pemerhati fenomena sosial-kependudukan 🕔Kamis 06 Mei 2021, 05:00 WIB
Pekerja informal memang masih memiliki peluang memperoleh THR atas kemurahan hati atau kesepakatan secara bipartit sebelumnya, antara...
Yulianti Muthmainnah Dosen, Kepala Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Zakat dan THR untuk Pekerja Rumah Tangga

👤Yulianti Muthmainnah Dosen, Kepala Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta 🕔Rabu 05 Mei 2021, 05:05 WIB
TIDAK terasa, Ramadan akan segera berakhir. Tahun ini ialah Ramadan kedua masa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya