Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

Khoerun Nadif Rahmat
20/1/2026 16:38
Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar
Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin(Dok.PBSI)

PASANGAN ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menunjukkan mentalitas tangguh saat mengawali kiprah mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Tampil di hadapan publik Istora Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (20/1), duet Merah Putih ini sukses mengandaskan perlawanan wakil Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi.

Raymond/Joaquin harus melalui pertarungan sengit tiga gim sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 22-20, 15-21, 21-10. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 16 besar turnamen level Super 500 tersebut.

Sejak awal laga, Raymond/Joaquin langsung tancap gas dengan gaya bermain ofensif. Meski sempat terjadi kejar-mengejar poin yang menegangkan, ketenangan di poin-poin kritis membawa mereka mengamankan gim pertama. 

Sayangnya, performa mereka sempat menurun di gim kedua setelah lawan mengubah strategi permainan.

Terkait hilangnya momentum di gim kedua, Nikolaus Joaquin mengungkapkan bahwa perubahan pola permainan dari lawan menjadi faktor utama. 

"Di gim kedua, saat interval kami sempat memimpin, tetapi lawan mengubah pola permainan dan kami terlambat mengantisipasinya," ujar Joaquin.

Senada dengan rekannya, Raymond menilai ada faktor psikologis yang memengaruhi performa mereka di gim kedua tersebut. 

"Di gim kedua mungkin fokusnya sempat hilang dan malah jadi tekanan ke diri sendiri. Karena rasa ingin menangnya juga tinggi,"  jelasnya.

Memasuki gim ketiga, Raymond/Joaquin mengubah pendekatan dengan bermain lebih rileks. Hasilnya luar biasa, mereka tampil dominan dan tak memberikan kesempatan bagi Adam/Rossi untuk berkembang, hingga menutup laga dengan skor telak 21-10. 

"Evaluasinya kami bermain nothing to lose saja, jadi tidak ada beban," tutur Raymond.

Meski sukses melaju, Joaquin menanggapi targetnya di turnamen itu dengan seloroh khas atlet muda. "Kalau target, saya maunya hotel saya extend sampai hari terakhir," ucap Joaquin.

Bagi Joaquin, berlaga di Istora merupakan pengalaman yang emosional. Ia mengaku terkesima dengan dukungan masif dari para pencinta bulu tangkis tanah air. 

"Benar-benar tidak menyangka bisa seramai ini. Ini pertama kali saya main di Indonesia Masters. Atmosfernya sangat luar biasa dibandingkan turnamen-turnamen lain,"  pungkasnya. (H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya