Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Oleksandr Usyk Buka Peluang Trilogi Lawan Tyson Fury, Syaratnya: Status Undisputed Harus Kembali

Basuki Eka Purnama
20/1/2026 11:01
Oleksandr Usyk Buka Peluang Trilogi Lawan Tyson Fury, Syaratnya: Status Undisputed Harus Kembali
Petinju Tyson Fury (kiri) berhadapan dengan Oleksandr Usyk dalam konferensi pers menjelang pertarungan mereka pada 2024 lalu.(AFP/ Daniel LEAL)

DOMINASI Oleksandr Usyk di tinju kelas berat dunia tampaknya belum akan berakhir. Setelah dua kali menaklukkan Tyson Fury sepanjang 2024, petinju asal Ukraina tersebut kini memberikan sinyal hijau untuk menggelar laga ketiga atau trilogi. Namun, Usyk memberikan satu syarat mutlak: gelar juara dunia tak terbantahkan (undisputed) harus kembali dipertaruhkan.

"Kenapa tidak. Namun hanya jika pertarungan itu kembali memperebutkan status juara tak terbantahkan," ujar Usyk sebagaimana dikutip dari laporan Talk Sport, Senin (19/1).

Pernyataan ini muncul menyusul dinamika perebutan sabuk juara yang sempat berubah. Sebelumnya, Usyk mengukir sejarah sebagai petinju pertama yang memberikan kekalahan profesional bagi Fury. 

Dalam pertemuan pertama pada Mei 2024, Usyk menang lewat keputusan terbelah (split decision) setelah hampir menghentikan Fury pada ronde kesembilan melalui sebuah knockdown.

Ketangguhan Usyk kembali teruji tujuh bulan kemudian dalam duel ulang (rematch). Pada pertemuan kedua tersebut, Usyk tampil lebih dominan dan berhasil mengamankan kemenangan mutlak (unanimous decision). 

Kekalahan beruntun ini sempat membuat Fury frustrasi hingga sempat menyatakan pensiun, sebelum akhirnya ia menarik kembali keputusan tersebut demi ambisi membalas dendam kepada Usyk.

Hambatan Sabuk WBO

Meski peluang trilogi terbuka, jalan menuju status tak terbantahkan kini sedikit lebih rumit. Saat ini, Usyk tidak lagi memegang status tersebut setelah ia memutuskan untuk mengosongkan sabuk World Boxing Organization (WBO).

Keputusan pelepasan gelar ini diambil Usyk setelah organisasi tersebut memerintahkannya untuk melakukan pembelaan gelar melawan juara interim, Fabio Wardley. 

Dengan kosongnya sabuk tersebut, WBO kemudian menobatkan Wardley sebagai juara dunia penuh. Hal ini berarti, jika laga ketiga antara Usyk dan Fury ingin kembali berstatus undisputed, maka sabuk WBO harus kembali dipersatukan ke dalam pertarungan tersebut.

Fokus Masa Depan

Untuk saat ini, Usyk, yang memegang rekor tak terkalahkan 24-0 (15 KO) belum terburu-buru merealisasikan laga ketiga melawan The Gypsy King. Fokus utamanya saat ini dikabarkan tertuju pada rencana pertarungan besar melawan rival lama Fury, Deontay Wilder.

Kendati demikian, pintu bagi Fury tetap terbuka lebar asalkan promotor mampu mengembalikan semua sabuk juara ke atas meja ring. Syarat ini menegaskan bahwa bagi Usyk, warisan sejarah sebagai juara tak terbantahkan jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan ketiga atas rivalnya tersebut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya