Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Evolusi LeBron James: JJ Redick Ungkap Kunci Efisiensi Sang Megabintang di Musim 2025-2026

Basuki Eka Purnama
08/1/2026 06:19
Evolusi LeBron James: JJ Redick Ungkap Kunci Efisiensi Sang Megabintang di Musim 2025-2026
Pebasket Los Angeles Lakers LeBron James(AFP/RONALD MARTINEZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

MEMASUKI musim 2025-2026, megabintang Los Angeles Lakers, LeBron James, menunjukkan transformasi gaya bermain yang signifikan. 

Pelatih kepala Lakers, JJ Redick, menyebut bahwa kehebatan James saat ini tidak lagi hanya diukur dari konsistensi statistik semata, melainkan dari kemampuannya beradaptasi dengan kebutuhan tim dan kondisi fisiknya yang kian matang.

Menurut Redick, bentuk kehebatan James ini hadir melalui peran yang terus menyesuaikan diri. Di usia yang telah menyentuh angka 41 tahun, forward veteran ini lebih fokus pada efisiensi dan dampak permainan di momen-momen krusial.

"Setiap malam dia (LeBron James) mungkin tidak selalu tampil dengan kondisi terbaik, tetapi dia selalu memiliki kontribusi yang cukup untuk membawa tim menang," ujar Redick sebagaimana dikutip dari laman resmi NBA, Rabu (7/1).

Penilaian tersebut diperkuat lewat performa dominan James saat membawa Lakers menumbangkan New Orleans Pelicans dengan skor akhir 111-103. 

Dalam laga tersebut, pemain senior ini membuktikan bahwa dirinya masih menjadi ancaman serius meski dengan menit bermain yang lebih terbatas. Ia sukses mengemas 30 poin hanya dalam waktu 33 menit di atas lapangan.

Laga tersebut menjadi etalase bagaimana James mengelola energinya. Ia membuka pertandingan dengan dunk cepat yang membangun momentum, lalu menutup perlawanan musuh melalui tembakan tiga angka krusial di kuarter keempat. Redick menilai kontribusi semacam inilah yang jauh lebih berharga bagi Lakers saat ini; yakni kemampuan membaca permainan dan memberikan dampak tepat sasaran di saat tim sangat membutuhkannya.

Demi menjaga performa tersebut, Redick menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara staf pelatih dan pemain veteran seperti LeBron. Tugas staf pelatih adalah memahami kondisi fisik sang pemain dari pertandingan ke pertandingan guna memastikan pemanfaatannya tetap optimal tanpa mengorbankan kebugaran jangka panjang.

Di sisi lain, James menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga kondisi tubuh, terutama saat dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat dan pertandingan beruntun (back-to-back). 

Ia mengakui bahwa faktor usia dan akumulasi menit bermain sepanjang kariernya membuat proses pemulihan menjadi variabel utama dalam pengambilan keputusan untuk bermain.

"Bagi saya, apa yang dilakukan pemain berumur 41 tahun itu atau umur 40 tahun pada tahun lalu, merupakan sesuatu yang hebat," pungkas LeBron.

Pendekatan baru ini menunjukkan sinergi antara visi strategis JJ Redick dan kesadaran diri LeBron James dalam upaya menjaga daya saing Los Angeles Lakers di papan atas klasemen musim ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya