Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

East x West Combat Sports Festival Angkat Persatuan dan Donasi untuk Aceh

Khoerun Nadif Rahmat
15/12/2025 15:44
East x West Combat Sports Festival Angkat Persatuan dan Donasi untuk Aceh
East x West Combat Sports Festival.(MI/KHOERUN NADIF RAHMAT)

EAST x West Combat Sports Festival siap menghadirkan duel para petarung pilihan Indonesia dengan mengusung semangat persatuan sekaligus kepedulian terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera.

Ajang ini tidak hanya menjadi panggung pertarungan olahraga tarung, tetapi juga membawa misi kemanusiaan. Seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan sepenuhnya untuk membantu korban bencana di Aceh-Sumatera.

Festival ini juga mencatatkan sejarah dengan menampilkan kick boxing perempuan untuk pertama kalinya, melengkapi rangkaian duel petarung putra serta pertunjukan pendukung lainnya.

Promotor East x West Combat Sports Festival Kevin Valentino Rouw menjelaskan konsep acara terinspirasi dari rivalitas legendaris East vs West yang dikenal luas dalam budaya hip-hop, namun dikemas dalam semangat persatuan.

"Kita bukan memisahkan, tetapi mengangkat potensi olahraga combat di seluruh Indonesia dengan label Barat dan Timur agar lebih fokus," ujar Kevin dalam keterangannya, Senin (15/12).

Kevin menegaskan festival ini merupakan kolaborasi Melanesian Clan dan The Faithers yang bertujuan membangun identitas baru dunia combat sports Indonesia, tanpa mempersoalkan asal wilayah.

"Timur atau Barat, di East x West semua berdiri setara dengan satu nilai yang sama, respect," katanya.

Duel utama akan menampilkan rivalitas Yunus Martin Wamaer melawan Bokir Sasmita. Kubu East diperkuat Ardi Lumihi, Rio Ludji, Axel Rahakratat, Brayen, Pazzcal Tanoy, Ahmad Sopiyan, Hendrikus, Stevi, dan ZB. 

Sementara tim West diisi Riyanto, Barqy Priambodo, Kong Paul, Suryadi Tambunan, Dennis Abdurrachim, Fajar Arlions, Rendy Singgih, Endi Junior, dan Amalina.

Salah satu laga yang menjadi sorotan adalah perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama KBI Pro antara ZB dan Amalina.

"Duel ini menandai semakin terbukanya ruang bagi atlet perempuan untuk bersaing di level tertinggi combat sports," ujar Kevin.

Perwakilan The Faithers Zidan Khadafi menegaskan komitmen pihaknya mendukung pengembangan combat sports melalui publikasi dan media.

"Exposure sangat penting untuk menunjang motivasi atlet agar terus berkembang," katanya.

East x West Combat Sports Festival menegaskan bahwa combat sports bukan sekadar pertarungan, melainkan juga ruang persatuan dan solidaritas, dengan satu panggung yang menggabungkan olahraga, komunitas, dan kepedulian sosial. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik