Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jason Donovan, Jagoan Baru Gaya Punggung Indonesia

Budi Ernanto
11/12/2025 22:31
Jason Donovan, Jagoan Baru Gaya Punggung Indonesia
Jason Donovan Yusuf.(DOK AI)

PERENANG muda Indonesia, Jason Donovan Yusuf, kembali mengharumkan nama Merah Putih di SEA Games 2025. Turun pada nomor 50 meter gaya punggung putra, Jason tampil impresif dan memastikan diri sebagai yang tercepat.

Pada hari kedua cabang olahraga renang, Kamis (11/12), kontingen Indonesia kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di kolam renang. Jason, yang menjalani debut di SEA Games, justru menjadi pusat perhatian karena konsistensi performanya.

Tampil di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Jason mencatatkan waktu 25,36 detik. 

Catatan tersebut cukup untuk membuatnya finish paling cepat untuk mengalahkan para pesaingnya termasuk seniornya I Gede Siman Sudartawa. 

"Pertandingannya seru banget, seneng banget bisa medali emas di nomor 50 m gaya punggung ini. Aku sebelum pertandingan lebih ke masa bodo arena champ-nya kan di nomor ini senior-senior," jelas Jason.

"Jadi aku di sini awalnya pingin ngasih yang terbaik aja, enggak terlalu bebanin diri sendiri mesti emas. Tiap malem selalu telpon papa mama, terus tadi di tribun sempet telpon juga tapi enggak kedengeran apa-apa," cerita Jason.

Tambahan emas ini memperpanjang daftar prestasinya di SEA Games 2025. Sehari sebelumnya, Rabu (10/12), Jason juga meraih emas di nomor 100 meter gaya punggung putra setelah tampil dominan sejak babak penyisihan.

Tak hanya Jason yang menyumbang medali untuk Indonesia. Di nomor 50 meter gaya punggung putra, Indonesia juga menempatkan I Gede Siman Sudartav sebagai peraih medali perunggu.

Siman mencatatkan waktu 25,49 detik dan finis sebagai yang tercepat ketiga. Menariknya, selisih waktunya dengan Jason serta peraih perak sangat tipis.

Jason dan Siman hanya terpaut 0,13 detik. Sementara medali perak diamankan perenang Singapura, Zheng Wen Quah, dengan catatan waktu 25,43 detik.

Siman mengaku senang dengan lahirnya jagoan baru renang Indonesia di nomor gaya punggung, mengingat SEA Games 2025 merupakan turnamen terakhirnya sebelum memutuskan pensiun.

"Seneng yah menutup SEA Games terakhir saya dengan oleh-oleh medali perunggu. Saya sangat bahagia ada perenang muda yang bisa mencuri 2 medali emas di 100 m dan 50 m gaya punggung," puji Siman untuk Jason.

"Sekarang waktunya tutup buku, semua sekarang kita serahkan ke Jason semoga bisa lebih lagi prestasinya," ujar Siman.

Tim Akuatik Indonesia saat ini memiliki ambisi besar di SEA Games 2025. Pada edisi kali ini, mereka bertekad meraih lebih dari tiga medali emas. 

Para atlet yang diturunkan merupakan perpaduan dari atlet senior hingga debutan. Jason sendiri menjadi salah satu hasil pembibitan dari Akuatik Indonesia. 

Cabor renang masih akan terus berlanjut hingga hari keenam, tepatnya, 15 Desember mendatang. Diprediksi jika Akuatik Indonesia bisa kembali menorehkan prestasi untuk melampaui target tiga emas tersebut. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya