Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Presiden Prabowo Instruksikan Tiga Prioritas Kesejahteraan Atlet

Khoerun Nadif Rahmat
26/11/2025 11:00
Presiden Prabowo Instruksikan Tiga Prioritas Kesejahteraan Atlet
Sejumlah atlet voli putri Indonesia berlatih teknik saat mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Sports Center Sumatra Utara, Kabupaten Deli Serdang, Senin (17/11/2025).(Antara/Yudi Manar)

MENPORA Erick Thohir menerima tiga arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait prioritas peningkatan kesejahteraan atlet nasional. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat di Istana Merdeka pada Selasa (25/11) sore.

"Bapak presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet itu menjadi prioritas. Ada tiga hal yang beliau minta saya tindak lanjuti," ujar Erick dalam keterangannya, Rabu (26/11).

Erick menjelaskan arahan pertama menyangkut beasiswa atlet melalui LPDP yang diminta Presiden agar tepat sasaran. Selain itu, atlet berprestasi akan diberi kesempatan untuk menjadi ASN atau bergabung di TNI-Polri. 

"Lalu juga atlet-atlet yang memang berprestasi bisa juga diberi kesempatan, apakah masuk menjadi ASN atau TNI-Polri," sebutnya.

Presiden juga meninjau ulang kebijakan bonus bagi atlet SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade yang masih dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan. 

Selanjutnya pemerintah menyiapkan payung hukum yang memfokuskan 21 cabang olahraga menuju Olimpiade, sementara SEA Games dan Asian Games menjadi sasaran antara.

"Saya juga sudah sampaikan ke semua cabor bahwa kita benar-benar harus efisien, tepat sasaran. Jadi, pengiriman atlet nanti tidak coba-coba lagi, tetapi benar-benar semua ada target," urai Erick.

Arahan berikut menyangkut pendidikan formal dan pusat pelatihan atlet. Presiden menginginkan fasilitas pendidikan dan pelatihan terbaik untuk mendukung pembinaan jangka panjang. 

"Kita negara besar. Selama ini kita terlewatkan dengan banyak negara Asia Tenggara. Nah, kita harus mulai membangun," ucap Erick.

Pemerintah menyiapkan pembangunan pusat olahraga nasional sekaligus akademi olahraga di atas lahan 300 hektare, lengkap dengan asrama, sarana kesehatan, dan fasilitas latihan. "Di situ juga ada fasilitas asrama, lalu ada sarana latihan dan kesehatan yang terbaik," jelas Erick.

"Bapak presiden ingin memastikan atlet kita mendapatkan fasilitas terbaik. Itu yang saya bisa sampaikan," imbuhnya. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya