Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Presiden World Aquatics Nilai IOAC 2025 Jadi Contoh Pembinaan Atlet yang Efektif

Khoerun Nadif Rahmat
12/11/2025 19:49
Presiden World Aquatics Nilai IOAC 2025 Jadi Contoh Pembinaan Atlet yang Efektif
Presiden World Aquatics Husain Al Musallam (tengah).(MI/KHOERUN NADIF RAHMAT)

PRESIDEN World Aquatics, Husain Al Musallam, menilai penyelenggaraan 7th Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 menjadi contoh nyata pembinaan atlet muda yang berkesinambungan di Indonesia.

Saat berkunjung ke Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Rabu (12/11), Husain mengapresiasi komitmen Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) yang terus memperkuat ekosistem olahraga air nasional melalui turnamen berjenjang.

“Saya sangat senang berada di Jakarta. Pusat akuatik adalah bagian yang sangat penting bagi perkembangan olahraga akuatik dunia,” ujar Husain.

Ia menilai, kejuaraan nasional seperti IOAC memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pembinaan atlet usia muda yang terarah. “Sangat penting semua pihak bekerja bersama di bawah satu institusi,” ucapnya.

Husain juga menekankan pentingnya peran pelatih dan pendidikan dalam proses pengembangan atlet. Ia menyebut James Gibson, mantan juara dunia yang kini bertanggung jawab atas program pelatihan global World Aquatics, telah berbagi pengetahuan kepada para pelatih Indonesia.

“Jika informasi dan sistem pelatihan ini diterapkan dengan baik, Indonesia akan mampu mencetak juara-juara baru,” katanya.

Husain optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat dunia berkat banyaknya talenta muda dan dukungan fasilitas yang memadai. 

“Anda memiliki banyak anak-anak masa depan dan sumber daya air yang melimpah. Kuncinya adalah bekerja bersama dan memanfaatkan teknologi terbaru,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para atlet muda terus berlatih dengan semangat tinggi dan menjadikan olahraga air sebagai bagian dari kehidupan. “Berenang bukan hanya olahraga, tapi juga bagian dari kehidupan dan keselamatan,” tutur Husain.

IOAC 2025 berlangsung pada 11–14 November untuk cabang renang, renang master, dan polo air, sementara cabang loncat indah dan renang artistik digelar pada 24–26 November. 

Lebih dari 1.600 atlet dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang yang menjadi wadah regenerasi dan pembinaan atlet akuatik nasional tersebut.

Sebagai bagian dari rangkaian IOAC 2025, James Gibson juga hadir memberikan workshop eksklusif bertajuk “Personal Growth & Development: Current Techniques from the World’s Best Swimmers.”

Sebanyak 80 pelatih renang Tanah Air mengikuti pelatihan tersebut yang digelar di ruang serbaguna Stadion Akuatik GBK pada 11–12 November. 

Dalam sesi ini, Gibson membagikan pendekatan pelatihan modern, pembentukan karakter atlet, serta strategi komunikasi yang efektif antara pelatih dan perenang. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik