Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar (PB) Akuatik Indonesia melepas kontingen untuk SEA Games 2025 Thailand. Seremoni pelepasan berlangsung di Jakarta, Sabtu (6/12). Di Thailand nanti, tim akuatik bertekad memanen medali emas lebih banyak dari edisi Kamboja 2023.
Skuad akuatik tahun ini ambil bagian pada lima disiplin yaitu renang, polo air, loncat indah, renang artistik, dan perairan terbuka. Total 68 atlet dikirim serta 32 ofisial.
Rinciannya mencakup 22 untuk tim renang, 28 atlet polo air, 4 atlet loncat indah, 10 atlet renang artistik, dan 4 atlet nomor perairan terbuka. Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut kali ini merupakan pengiriman terbanyak atlet cabang akuatik Merah Putih sepanjang SEA Games.
“Dilihat dari jumlah atlet, ini merupakan kontingen yang besar. Berbarengan dengan itu, tanggung jawabnya juga besar,” ucapnya.
Anindya Bakrie menegaskan besarnya tanggung jawab yang melekat pada kontingen tahun ini. Dia menekankan pentingnya memadukan persiapan mental dan kerja keras demi hasil maksimal. Soal target, Anindya menegaskan perlunya peningkatan.
"Edisi lalu kita sudah mendapatkan 3 emas dan kalau digabung dengan perak dan perunggu, itu ada total tujuh medali. Nah, kita ingin lebih dari itu," ujar Anindya.
“Mari kita berdoa untuk kita bisa menghasilkan lebih baik dari edisi 2023, apalagi dinaikkan bonusnya untuk atlet dari Pak Presiden (Prabowo Subianto),” tambahnya.
Keberangkatan tim akan dilakukan bertahap. Disiplin renang akan berangkat pada 8 Desember, disusul polo air dan perairan terbuka pada 13 Desember, serta loncat indah pada 15 Desember.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah. Dia optimistis akuatik berpotensi menjadi salah satu penyumbang emas.
“Saya yakin akuatik akan jadi salah satu cabang lumbung emas buat Indonesia,” ucap Bayu. (H-3)
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir masih enggan membeberkan hasil evaluasi terkait persiapan Indonesia menghadapi SEA Games 2025 Thailand.
Kepulangan Odekta kali ini terasa kontras. Di satu sisi, ia membawa kebanggaan besar setelah finis tercepat di Bangkok dengan catatan waktu 2 jam 43 menit 13 detik pada 14 Desember lalu.
ATLET kickboxing Indonesia, Riyan Jefri Hamonangan Lumbanbatu, menuntaskan dahaga prestasi dengan torehan gemilang pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Rangkaian perhelatan olahraga dua tahunan Asia Tenggara, SEA Games 2025 di Thailand, resmi ditutup.
KETUA NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas capaian atlet Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
Pasangan ganda putri tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, sukses menggenapi koleksi medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Akuatik Indonesia menyelesaikan SEA Games 2025 dengan total raihan 11 medali yakni tiga emas, tiga perak, dan lima perunggu.
Tim polo air Indonesia semakin percaya diri untuk pertandingan kedua melawan Malayasia.
Husain mengapresiasi komitmen Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) yang terus memperkuat ekosistem olahraga air nasional melalui turnamen berjenjang.
Selain deretan atlet legendaris, kepengurusan PB AI periode ini juga melibatkan sejumlah tokoh nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved