Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANAS Institute mencatatkan prestasi dengan masuk ke dalam 10 besar perguruan tinggi penyumbang medali terbanyak pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX 2025.
Ajang Pomnas XIX tahun ini digelar di Jawa Tengah dan berlangsung sepanjang September 2025, diikuti ribuan mahasiswa atlet dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Perbanas Institute, yang tergabung dala kontingen DKI Jakarta, berhasil meraih medali di sejumlah cabang olahraga unggulan, di antaranya bola basket, atletik, dan tenis lapangan.
Prestasi ini menempatkan Perbanas Institute bersama dengan kampus-kampus besar lain yang menjadi penyumbang medali terbanyak di tingkat nasional.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi kampus dalam membina minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga.
Sejak awal, Perbanas Institute tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan dukungan penuh bagi pengembangan kegiatan non-akademik, termasuk olahraga.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Fasilitas, Niko Silitonga, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih mahasiswa Perbanas di ajang POMNAS XIX ini. Hasil ini menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah para mahasiswa. Prestasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa Perbanas mendukung mahasiswa untuk berkembang secara holistik, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga olahraga,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pencapaian Perbanas Institute di Pomnas XIX 2025 memperlihatkan bagaimana mahasiswa mampu bersaing dengan atlet-atlet dari kampus lain yang memiliki basis olahraga kuat.
Hal ini menjadi motivasi bagi Perbanas Institute untuk terus meningkatkan pembinaan, fasilitas, serta dukungan dalam bidang olahraga.
Dengan masuknya Perbanas Institute dalam 10 besar perguruan tinggi penyumbang medali, kampus semakin mempertegas komitmennya untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi bagi bangsa melalui prestasi di berbagai bidang.
Ke depan, Perbanas Institute berkomitmen memperluas pembinaan olahraga dengan menambah program pelatihan, memperkuat dukungan sarana prasarana, serta melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam ajang-ajang kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Z-1)
Lebih dari sekadar pertukaran akademik, program Perbanas Institute ini menghadirkan pengalaman belajar lintas negara bersama praktik industri serta pengabdian kepada masyarakat.
Konferensi ini menjadi sarana strategis untuk mendorong sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital global.
Dari total 935 wisudawan Perbanas Institute, jenjang magister terdiri atas 90 lulusan Magister Manajemen dan 28 lulusan Magister Akuntansi.
Seminar yang diadakan Perbanas Insitute ini menjadi forum strategis untuk membahas dampak kebijakan proteksionisme global terhadap Indonesia dan strategi adaptif yang perlu diambil.
Prof Sri Wahyuni menguraikan bahwa keberhasilan merek di era saat ini tidak hanya ditentukan oleh kinerja ekonomi, namun juga oleh komitmen terhadap lingkungan dan nilai-nilai sosial.
Sejumlah atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 melaporkan bahwa medali emas dan perunggu yang mereka raih rusak tak lama setelah upacara penyerahan.
Hingga akhir kompetisi ASEAN Para Games 2025, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali, yang terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Satu medali emas dipersembahkan dari kategori Junior 1 Urban Cheer Dance, yang sekaligus menjadi gelar juara dunia pertama Indonesia dalam sejarah keikutsertaan di CWC.
"Fokus utama kami ke depan adalah menyiapkan atlet-atlet Indonesia agar mampu tampil optimal di level tertinggi, termasuk Olimpiade, melalui proses yang terukur dan berkesinambungan,”
Terakhir kali Indonesia finis di posisi tersebut terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
Material medali SEA Games 2025 disebut tahan lama yang dirancang untuk menahan benturan; lapisan permukaan emas, perak, dan nikel yang dirancang antikelupas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved