Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JELENA Ostapenko meminta maaf karena menyebut lawannya, Taylor Townsend, "tidak berpendidikan", awal pekan ini.
Townsend mengatakan mantan juara Prancis Terbuka itu mengatakan kepadanya bahwa ia "tidak berkelas" dan "tidak berpendidikan" setelah kemenangannya 7-5 dan 6-1 di putaran kedua Amerika Serikat (AS) Terbuka.
Ketegangan meningkat setelah tali jaring menguntungkan Townsend dan unggulan ke-25 Ostapenko menuduhnya tidak meminta maaf.
Meskipun Townsend mengatakan ia tidak percaya ada nada rasial dalam komentar Ostapenko, mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka mengatakan bahwa anggapan bahwa Townsend tidak berpendidikan adalah "salah satu hal terburuk yang bisa Anda katakan kepada pemain tenis kulit hitam".
Tanpa menyebut nama Townsend, Ostapenko, petenis Latvia, menulis di Instagram: "Hai semuanya - saya ingin meminta maaf atas beberapa hal yang saya katakan selama pertandingan tunggal putaran kedua."
"Bahasa Inggris bukan bahasa ibu saya, jadi ketika saya mengatakan pendidikan, saya hanya berbicara tentang apa yang saya yakini sebagai etiket tenis. Namun, saya mengerti bagaimana kata-kata yang digunakan dapat menyinggung banyak orang di luar lapangan tenis."
"Saya menghargai dukungan ini seiring saya terus belajar dan berkembang sebagai pribadi dan pemain tenis. Selamat tinggal New York dan saya berharap dapat kembali tahun depan," lanjutnya.
Insiden itu terjadi di akhir pertandingan ketika kedua pemain bertemu untuk berjabat tangan.
Ostapenko, 28, mengonfrontasi Townsend karena tidak meminta maaf atas insiden net cord, yang terjadi pada set pertama, lalu menuduh petenis Amerika itu "tidak berpendidikan".
Pemenang net-cord adalah ketika seorang pemain memenangkan poin karena pukulannya mengenai garis net dan mendarat di sisi lawannya.
Meminta maaf atas kabel net bukanlah aturan, tetapi beberapa pemain merasa sopan untuk melakukannya.
Setelah konfrontasi, mikrofon di lapangan menangkap Townsend yang berusia 29 tahun yang memberi tahu Ostapenko untuk "menerima kekalahan".
Townsend, pemain ganda nomor satu dunia, kemudian membuat penonton heboh dengan merayakan kemenangan bersama mereka secara liar.
Ejekan medelak di Lapangan 11 saat Ostapenko meninggalkan lapangan.
Ostapenko, yang menyebut Townsend "tidak sopan" di Instagram setelah pertandingan, mengunggah unggahan pada Rabu (27/8) untuk membantah tuduhan rasisme.
"Saya tidak pernah rasis seumur hidup saya," tulisnya.
"Saya menghormati semua bangsa di dunia, bagi saya tidak masalah dari mana Anda berasal," imbuhnya
Petualangan Ostapenko di AS Terbuka berakhir pada Kamis (28/8), ketika ia kalah dalam pertandingan ganda dengan Barbora Krejcikova.
Ia tidak memenuhi tugas media setelahnya, dengan alasan masalah medis. (bbc/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved