Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner dan Aryna Sabalenka berambisi mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar juara AS Terbuka 2025. Keduanya kini mengawali langkah di Grand Slam terakhir musim ini yang mulai digelar di New York, Minggu (24/8).
Petenis putri peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, membuka perjuangan mempertahankan mahkota juara dengan menghadapi petenis nonunggulan asal Swiss, Rebeka Masarova, di Arthur Ashe Stadium. Laga ini menjadi salah satu sorotan hari pembuka, yang untuk pertama kalinya digelar pada hari Minggu.
Sementara itu, Jannik Sinner yang juga menempati ranking teratas dunia tenis putra, baru memulai pertarungan Senin (25/8) melawan Vit Kopriva dari Ceko.
Baik Sabalenka maupun Sinner sama-sama berusaha menorehkan prestasi langka, mengingat lebih dari satu dekade belum ada petenis yang mampu mempertahankan gelar di Flushing Meadows.
Di sektor putri, terakhir kali terjadi ketika Serena Williams meraih tiga gelar beruntun pada 2012–2014. Sedangkan di sektor putra, Roger Federer melakukannya dengan lima kemenangan berturut-turut hingga 2008.
Sabalenka menilai, kesulitan mengulang gelar di New York salah satunya disebabkan oleh tekanan mental yang lebih besar dibandingkan Grand Slam lain.
"Saya pikir ini sangat menekan, karena tempat ini terasa jauh lebih besar dari turnamen lainnya," ujar Sabalenka dikutip dari AFP.
"Mungkin setiap juara bertahan terlalu terbebani, tapi saya merasa cukup berpengalaman untuk fokus pada diri sendiri dan mencoba mengulang hasil itu," lanjutnya.
Ia juga menyinggung fakta bahwa 11 edisi terakhir AS Terbuka putri dimenangkan oleh 10 petenis berbeda. “Pikiran saya sederhana, yaitu mengubahnya,” ucap Sabalenka sambil tersenyum.
Senada dengan Sabalenka, Sinner menilai banyak faktor yang membuat AS Terbuka sulit ditaklukkan. "Kami sudah berada di akhir musim, banyak pemain kelelahan. Ini juga trofi besar terakhir tahun ini, jadi banyak hal bisa berubah," kata petenis Italia itu.
"Tentu saja turnamen ini sangat sulit dimainkan."
Tahun ini, turnamen bergengsi tersebut memperebutkan total hadiah rekor senilai US$90 juta. Baik juara tunggal putra maupun putri akan membawa pulang masing-masing US$5 juta.
Bagi Sinner, ancaman terbesar datang dari unggulan kedua asal Spanyol, Carlos Alcaraz. Sang juara AS Terbuka 2022 itu sudah dua kali bertemu Sinner di final Grand Slam tahun ini: memenangi duel lima set di Roland Garros, tetapi kalah di final Wimbledon.
"Setiap kali kami bertemu, level permainan selalu naik ke titik tertinggi," kata Alcaraz.
Sementara di sektor putra, publik juga menanti kiprah Novak Djokovic. Petenis 38 tahun itu kembali memburu gelar Grand Slam ke-25 setelah terakhir tampil di semifinal Wimbledon sebelum dihentikan Sinner.
Di nomor putri, Sabalenka harus mewaspadai kebangkitan unggulan kedua Iga Swiatek. Juara Wimbledon 2025 itu baru saja menambah kepercayaan diri dengan kemenangan di Cincinnati Terbuka dan akan memulai langkah menghadapi Emiliana Arango asal Kolombia.
Turnamen ini juga berpotensi menjadi panggung perpisahan bagi legenda tenis, Venus Williams. Pada usia 45 tahun, ia mendapat wild card untuk tampil di penampilan ke-25 kalinya di AS Terbuka.
"Sangat menggembirakan bisa kembali. Tidak pernah terasa membosankan, justru semakin membuat bersemangat," ujar Venus. (I-3)
Jannik Sinner sukses menaklukkan rival beratnya, Daniil Medvedev, melalui dua set langsung dengan skor ketat 7-6 (8-6) dan 7-6 (7-4) di final Indian Wells.
Jannik Sinner tercatat sebagai petenis tunggal putra Italia pertama dalam sejarah yang mampu menembus final Indian Wells.
Daniil Medvedev sukses memutus 16 kemenangan beruntun Carlos Alcaraz untuk melaju ke final Indian Wells 2026. Ia akan menghadapi Jannik Sinner di partai puncak.
Petenis Italia Jannik Sinner mengalahkan petenis AS Learner Tien untuk melaju ke emifinal Indian Wells.
Sinner unggul tipis 7-6 (8/6) dan 7-6 (7/4) atas Joao Fonseca guna mengamankan tiket perempat final turnamen Masters 1000 Indian Wells.
Petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, sukses melangkah ke babak keempat BNP Paribas Terbuka setelah menumbangkan Denis Shapovalov dalam dua set langsung, 6-3 dan 6-2, Senin (9/3) WIB.
Aryna Sabalenka secara terbuka menyatakan kemungkinan tidak akan kembali berlaga di turnamen level WTA 1000 tersebut menyusul komentar pedas dari sang direktur turnamen, Salah Tahlak.
Emma Raducanu resmi mundur dari Miami Open 2026 karena sakit. Selain Raducanu, Sonay Kartal & Maya Joint juga absen akibat cedera. Simak update terbarunya!
Aryna Sabalenka dipaksa bekerja keras oleh Elena Rybakina setelah kehilangan set pertama. Namun, ia berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-6, 6-3, dan 7-6 (8/6).
Aryna Sabalenka menghentikan langkah petenis muda Kanada, Victoria Mboko, lewat kemenangan dua set langsung 7-6 (7-0) dan 6-4 pada Kamis (12/3) waktu setempat.
Aryna Sabalenka tampil dominan dan menyudahi perlawanan Naomi Osaka di babak 16 besar Indian Wells dengan skor 6-2 dan 6-4.
Aryna Sabalenka tampil perkasa saat menumbangkan wakil Rumania, Jaqueline Cristian, dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-1 di laga Indian Wells.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved