Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner tampak sedih saat meminta maaf kepada penggemar di Cincinnati Terbuka setelah hanya mampu melewati lima gim di final, Selasa (19/8) WIB, melawan Carlos Alcaraz sebelum akhirnya memutuskan mundur.
Sejak Sinner dipatahkan dua poin di gim pembuka, tampak ada yang tidak beres dengan petenis nomor satu dunia itu.
Sinner, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-24, Jumat (15/8) dengan kemenangan di semifinal atas petenis Prancis Terence Atmane, mengatakan bahwa ia mulai merasa tidak enak badan pada Minggu (17/8).
"Saya sangat, sangat menyesal mengecewakan kalian tetapi sejak kemarin saya merasa tidak enak badan," kata Sinner kepada penggemar dalam upacara penyerahan trofi, seperti disiarkan ATP.
"Saya pikir saya akan membaik malam itu, tetapi ternyata saya malah lebih buruk."
"Saya mencoba untuk keluar, mencoba untuk setidaknya menjalani pertandingan kecil, tetapi saya tidak bisa menahannya lebih lama, jadi saya sangat menyesal," lanjut petenis Italia tersebut.
Sinner dijadwalkan berpartisipasi di nomor ganda campuran Amerika Serikat (AS) Terbuka besok bersama petenis Rep Ceko Katerina Siniakova, tetapi partisipasinya kini diragukan.
Sinner tidak secara spesifik menjelaskan apakah ia akan melanjutkan rencananya untuk bermain ganda campuran, tetapi sedikit memberikan petunjuk.
Ketika diminta berkomentar secara umum tentang pengalihan fokusnya ke turnamen major terakhir tahun ini tersebut, Sinner mengatakan bahwa ia 'sekarang memiliki beberapa hari untuk pemulihan'.
"Saya sangat menyukai Grand Slam. Ini adalah turnamen utama untuk musim dan karier saya," kata Sinner.
"Jadi AS Terbuka akan menjadi turnamen yang sulit, tetapi di saat yang sama, saya menantikannya. Jika saya siap, secara fisik dan mental, saya akan siap untuk berjuang. Jadi seperti yang saya katakan, sekarang ada beberapa hari untuk pemulihan, dan kemudian kami akan kembali berlatih, dan semoga kami siap," tambahnya.
Memainkan turnamen pertamanya sejak menjuarai Wimbledon, Sinner belum kehilangan satu set pun dalam perjalanannya ke final dan berusaha menjadi petenis pertama yang mempertahankan gelar Cincinnati sejak Roger Federer pada 2014-2015.
Sebaliknya, catatannya turun menjadi 31-4 tahun ini, menurut statistik ATP, dan 26 kemenangan beruntunnya di lapangan keras berakhir. Kekalahan terakhirnya di lapangan keras terjadi melawan Alcaraz di final Beijing tahun lalu.
Juara bertahan ATP Finals itu kini telah kalah enam kali dari tujuh pertemuan terakhirnya dengan petenis Spanyol tersebut dan tertinggal 5-9 dari head to head mereka.
"Ya, saya merasa ini minggu yang sangat positif. Maksud saya, mencapai final di ajang Masters, selalu merupakan pencapaian yang luar biasa. Saya merasa di musim yang saya jalani ini, ini adalah musim yang luar biasa," kata Sinner merefleksikan perjalanan keduanya berturut-turut ke final Cincinnati Terbuka.
"Jadi, kami akan terus melaju, terus berjuang seperti yang sudah saya katakan. Sekarang saya sudah memiliki beberapa poin yang perlu saya tingkatkan jika ingin melaju jauh di AS Terbuka."
"Dan minggu ini merupakan ujian yang bagus, mencoba memahami di mana level saya. Level saya memang berada di posisi yang baik, tetapi di sisi lain, masih ada ruang untuk berkembang," imbuhnya.
Kekalahan Sinner di final Cincinnati Terbuka berarti Alcaraz akan unggul tipis 50 poin dalam ATP Live Rankings saat AS Terbuka dimulai.
Jika kedua pemain mencapai babak ketiga, Sinner, yang telah menghabiskan 63 pekan berturut-turut sebagai petenis peringkat satu dunia, harus melangkah lebih jauh dari Alcaraz di Flushing Meadows untuk mempertahankan posisi puncak di akhir AS Terbuka. (Ant/Z-1)
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved