Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Carlos Alcaraz melaju mulus ke semifinal Wimbledon 2025 setelah menyingkirkan petenis tuan rumah Cameron Norrie dalam tiga set langsung, 6-2, 6-3, 6-3.
Penampilan dominan itu hanya memakan waktu 99 menit, menjadi yang paling impresif dari sang unggulan kedua sepanjang turnamen tahun ini.
Setelah sempat kehilangan empat set dalam laga-laga sebelumnya, Alcaraz kembali menunjukkan performa terbaiknya di perempat final dengan mencatat 39 pukulan winner atas Norrie, yang kini berada di peringkat 61 dunia. Hasil ini mengantarkannya menghadapi unggulan kelima asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, di babak empat besar.
Alcaraz saat ini mencatat rekor kemenangan terbaik dalam kariernya dengan torehan 23 kemenangan beruntun sejak kekalahan dari Holger Rune di final Barcelona pada April lalu. Rentetan kemenangan itu membawanya meraih gelar di Prancis Terbuka, Roma Masters, dan Monte Carlo.
“Bisa kembali ke semifinal di Wimbledon sangat spesial. Saya senang dengan cara saya bermain, terutama melawan lawan yang sulit,” kata Alcaraz dikutip AFP.
Sementara itu, Taylor Fritz memastikan tempat pertamanya di semifinal Wimbledon setelah menang atas unggulan ke-17 asal Rusia, Karen Khachanov, dengan skor 6-3, 6-4, 1-6, 7-6 (7/4).
Namun, laga sempat diwarnai insiden kontroversial ketika sistem pemanggil garis otomatis kembali mengalami gangguan. Umpire asal Swedia, Louise Azemar Engzell, harus menghentikan satu poin karena sistem keliru memanggil "fault" padahal bola jelas masuk.
Panitia menjelaskan bahwa sistem gagal mengenali awal poin karena bola dari servis pertama Fritz belum diambil secara sempurna. “Gerakan servis dimulai saat petugas bola masih menyeberangi lapangan, sehingga sistem tidak mengenali awal poin,” bunyi pernyataan All England Club.
Poin tersebut akhirnya diulang dan sistem diperbaiki untuk menghindari kesalahan berulang.
Di nomor tunggal putri, Aryna Sabalenka harus berjuang keras sebelum memastikan tempat di semifinal usai menundukkan petenis Jerman, Laura Siegemund, dengan skor 4-6, 6-2, 6-4.
Sabalenka dua kali tertinggal break di set penentuan dan sempat terancam tersingkir, sebelum membalikkan keadaan dalam pertandingan berdurasi dua jam 54 menit yang penuh ketegangan.
“Pertandingan ini benar-benar menguji saya. Saya butuh waktu untuk menenangkan diri dan memulihkan tenaga,” ujar Sabalenka.
Petenis peringkat satu dunia itu kini melangkah ke semifinal Wimbledon untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya terhenti di babak yang sama pada 2021 dan 2023.
Setelah menjadi finalis di Australia Terbuka dan Prancis Terbuka, serta juara di AS Terbuka tahun ini, Sabalenka masih berpeluang mencapai empat final Grand Slam secara beruntun.
Ia akan berhadapan dengan unggulan ke-13 asal Amerika, Amanda Anisimova, yang menyingkirkan petenis Rusia peringkat 50 dunia, Anastasia Pavlyuchenkova, dengan kemenangan 6-1, 7-6 (11/9).
Anisimova sempat mengambil jeda delapan bulan dari dunia tenis pada 2023 akibat mengalami depresi akibat tekanan besar yang datang setelah keberhasilannya menembus semifinal Prancis Terbuka di usia 17 tahun.
“Tahun ini sungguh luar biasa bagi saya. Banyak momen berkesan. Perjalanannya benar-benar luar biasa,” ujar Anisimova. (Ndf/I-1)
PETENIS Aryna Sabalenka sukses meraih gelar Miami Terbuka setelah mengalahkan Coco Gauff dengan skor 6-2, 4-6, 6-3 pada laga final, Minggu (29/3).
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duel petenis papan atas tersaji di final Miami Terbuka. Aryna Sabalenka bertekad pertahankan gelar, sementara Coco Gauff incar trofi di rumah sendiri.
Duel raksasa di semifinal Miami Terbuka 2026! Aryna Sabalenka tantang Elena Rybakina demi misi Sunshine Double. Simak ulasan pertandingan dan hasil lengkapnya di sini.
Aryna Sabalenka tampil dominan di Miami Open, sementara Daniil Medvedev harus angkat koper setelah kalah dramatis dari Francisco Cerundolo.
Sebastian Korda melangkah ke babak selanjutnya Miami Terbuka usai menundukan Carlos Alcaraz 6-3, 5-7, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved