Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez sukses finis di peringkat tiga pada sesi sprint MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, NTB, yang berlangsung Sabtu (28/9). Pembalap Gresini itu tampil apik karena sejatinya start dari posisi yang tidak menguntungkan yaitu P12.
Kunci keberhasilan Marquez selepas start mampu mencuri beberapa posisi. Dia melesat hingga ke posisi lima ketika tikungan 1. Hasil itu menjadi modal positif karena ketika sesi kualifikasi Q2 Marquez dua kali jatuh.
"Q2 memang sebuah mimpi buruk bagi saya. Dengan finis posisi tiga (sesi sprint) ini jauh lebih baik," kata Marquez.
Baca juga : Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2023 di Lombok
Pembalap Ducati sekaligus juara bertahan Francesco Bagnaia keluar sebagai pemenang sesi sprint GP Indonesia. Sementara itu, Jorge Martin (Pramac) mengalami insiden terjatuh di awal balapan.
Martin yang start terdepan sempat memimpin balapan. Namun, dia terjatuh ketika akhir lap pertama.
Bagnaia kemudian mengambil alih balapan hingga akhir. Jorge Martin melanjutkan balapan namun harus puas finis di peringkat ke-10.
Posisi kedua sesi sprint direbut Enea Bastianini (Ducati). Sementata itu, peringkat empat dihuni Marco Bezzecchi (VR46) disusul Franco Morbidelli (Pramac), Pedro Acosta (GASGAS), dan Maverick Vinales (Aprilia).
Posisi kedelapan diduduki Johann Zarco (LCR Honda) diikuti Fabio Di Giannantonio (VR46). (Z-9)
Melalui unggahan di media sosial, Bezzecchi menyampaikan penyesalannya.
Aldeguer yang berusia 20 tahun 183 hari meraih kemenangan bersejarah usai tampil impresif di MotoGP Indonesia 2025.
Motor Marquez bersenggolan dengan tunggangan pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi.
Aldeguer yang memulai dari barisan depan langsung memimpin balapan tanpa banyak tekanan.
PEMBALAP Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil sebagai juara Sprint Race Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 (Gp Indonesia) yang berlangsung di sirkuit Mandalika.
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menghadapi tantangan besar pada sesi latihan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved