Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
La Memo, atlet dayung Indonesia berhasil mengamankan satu tempat di Olimpiade Paris 2024. Hasil itu ia capai setelah menempati posisi kedua pada Lomba World Rowing Asian & Oceanian Olympic and Paralympic Qualification Regata di Chungju, Korea Selatan.
La Memo finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1:43,71 detik, dan yang menduduki peringkat pertama adalah atlet dayung Kazakh Vladislav Ykovlev mencatat waktu 1:42,78 detik.
Bagi Memo, ini bukan pertama kalinya lolos ke ajang olahraga multievent kelas dunia. Pemain kelahiran Maluku ini merupakan salah satu wakil Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 di Brasil. Ia bahkan lolos ke perempat final.
Baca juga : Waketum PB PODSI Pastikan Persiapan La Memo untuk Olimpiade Paris 2024 tidak Ada Kendala
Sementara di Olimpiade Tokyo 2021, ia tidak turut serta karena kalah peringkat dari wakil Indonesia, yaitu duet Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri, karena aturan kualifikasi hanya bisa dikirimkan satu perwakilan
Perjalanan Karir La Memo
La Memo lahir pada 8 Januari 1995 di Kabupaten Seram, Maluku. Potensi yang dimilikinya sudah terasah sejak kecil. Ia kemudian mengikuti kursus pelatihan nasional (pelatnas) PB PODSI pada tahun 2012.
Baca juga : La Memo Bertekad Melaju ke Final di Olimpiade Paris 2024
Memo sudah kurang lebih 12 tahun menjalani pekerjaan sederhana menaklukkan ombak Situ Cipanunjang, Margaluyu, Pangalengan , Bandung.
Meski jauh dari keluarga yang menetap dan tinggal di Pulau Osi, kepulauan Maluku, kesetiaannya pada Indonesia tak pernah luntur.
Kini, pemain berusia 29 tahun itu mengincar untuk menaklukkan ombak di Paris untuk membawa bendera Merah Putih di Olimpiade Paris 2024.
Atlet kelahiran Pulau Osi, Maluku, kini menatap Olimpiade keduanya setelah menjalani debut di Olimpiade Rio 2016. Memo saat ini tengah mempersiapkan diri menuju Paris di Wisma Atlet Dayung PB PODSI, Margaluyu, Pangalengan.
Memo yang baru berusia 21 tahun saat berhasil meraih tiket ke Olimpiade Rio, menjadi harapan baru tim Merah Putih. Pasalnya, lolosnya atlet kelahiran 8 Januari 1985 ini merupakan keikutsertaan pertama Indonesia di Olimpiade dayung setelah terakhir kali mengikuti Olimpiade di Helsinki, Finlandia pada tahun 1952.
Dengan demikian, Memo satu-satunya atlet rowing Indonesia di Olimpiade, dengan memasang target menembus babak final nomor perseorangan scull (dua dayung) putra di Olimpiade Paris 2024 dan memperbaiki performanya di Olimpiade Rio 2016, yang hanya mencapai perempat final. (Z-11)
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
CABANG triathlon dan dayung menambah pundi-pundi emas Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Kemenpora sangat mengapresiasi dengan adanya Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa, Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau, bukan sekadar perlombaan dayung tradisional, melainkan festival budaya yang sarat makna sejarah, persatuan, dan ketangguhan.
Kemenpora RI akan terus mendukung PB PODSI dalam meningkatkan kualitas atlet, pelatih serta infrastruktur olahraga dayung.
Atlet dayung Tanah Air terima beasiswa dari Jasa Tirta II
ATLET dayung Indonesia, La Memo finis di urutan ketiga pada Final E dan menempatkan dirinya pada posisi 27 klasemen di Olimpiade Paris 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved