Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mengatakan tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga karena harus bertanding di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 dii Tiongkok merupakan sikap profesional bagi seorang atlet.
"Rasanya sedih tidak bisa bertemu dengan keluarga, dengan teman-teman, keluarga besar, tapi ini adalah (sikap) profesional kita sebagai seorang atlet, jalan yang sudah kita pilih, jadi kita harus siap menerima segala risikonya," kata Fikri, dikutip dari video pendek yang dibagikan PP PBSI, Rabu (10/4).
Sebelumnya, saat ditemui di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Bagas/Fikri mengatakan risiko tersebut selayaknya 'harga yang harus dibayar' oleh seorang atlet jika ingin terus membela Merah-Putih dan menorehkan prestasi.
Baca juga : Gagal Jadi Juara Swiss Terbuka 2024, Bagas/Fikri Ditaklukkan Wakil Inggris
"Kata Koh Chandra (Wijaya, mantan pemain ganda putra Indonesia), itu adalah harga yang harus kami bayar (sebagai seorang atlet profesional)," kata Fikri, saat ditemui sebelum bertolak ke Ningbo, Tiongkok.
"Kami juga sudah berpamitan ke keluarga, sudah meminta support, dan keluarga sudah memberi restu. Semoga tidak sia-sia (usaha kami), dan semoga ada hasilnya (yang baik)," tambahnya.
Mengenai Kejuraan Bulu Tangkis Asia 2024, juara All England 2022 itu mengaku optimistis menghadapi kejuaraan ini dengan maksimal, demi merebut satu tempat di Olimpiade Paris 2024.
Baca juga : Ganda Putra, Ganda Putri Jaga Asa di Swiss Terbuka
"Kita berdua juga masih mengejar poin Olympic, masih ada kesempatan untuk masuk Olympiade, harapannya itu. Kita ingin bermain step by step, dari awal sampai akhir," kata Fikri.
"Kami optimis saja, sih. Pokoknya kami main nothing to lose saja, tidak memikirkan kalau bisa masuk, ya berarti rezeki, tapi kalau belum masuk, ya harus semangat lagi. Gitu saja," timpal Bagas.
Pasangan ganda putra peringkat sembilan dunia itu bakal bertemu dengan wakil Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren di putaran pertama Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2024.
"Lawan juga sudah sering kami hadapi. Kami akan kembali menonton rekaman video pertandingan lawan. Yang pasti lawan memiliki power besar, sehingga pola permain kami jangan diserang terus. Kami harus pintar-pintar bermain varuasi dengan bola-bola kecil," kata Fikri.
Sebanyak 14 wakil Indonesia siap memulai perjalanan mereka di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2024 yang bergulir mulai hari ini, Rabu (10/4) pukul 08.00 WIB. (Ant/Z-1)
Di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025, yang berlangsung di Ningbo, Tiongkok, 8-13 April, Indonesia tidak meraih satu pun gelar juara dari berbagai nomor yang diikuti.
Leo/Bagas tersingkir di semifinal BAC 2025, kalah dari wakil Tiongkok, Chen Boyang/Liu Yi. Adapun Fikri/Daniel tersingkir di perempat final.
GANDA putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah dari wakil Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi. Indonesia kini tak miliki wakil di Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) 2025.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, di perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Rinov/Pitha takluk dua gim langsung 4-21 dan 15-21.
Jafar/Felisha mengaku puas dengan hasil pada pertandingan ini karena bermain mendominasi sepanjang dua gim dan tidak membiarkan lawan mencatatkan dua digit poin.
Meski mampu mengatasi perlawanan Justin Hoh, Jonatan Christie mengaku perlu melakukan evaluasi terlebih karena sempat kurang bermain tenang di gim kedua.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved