Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERENANG Israel Anastasia Gorbenko mengabaikan cemoohan dari para penonton di Kejuaraan Dunia Renang di Doha, Minggu (18/2).
Gorbenko meraih medali perak di nomor 400 meter gaya bebas. Ketika dia akan naik podium, dia dicemooh para penonton. Begitu juga ketika dia diwawancarai selepas laga.
"Ini bukan kali pertama karena saya berada di sini selama sepekan," ujar Gorbenko.
Baca juga : Israel Bersikeras Serang Rafah
"Saya mendengar berbagai suara namun tidak terlalu jelas karena saya memakai penyumbat telinga."
"Saya berada di sini untuk melakukan hal yang saya cinta, yaitu renang, dan membela negara saya," lanjutnya.
Dia kemudian menambahkan, "Siapa yang tidak senang dengan keberadaan saya di sini, saya tidak peduli. Saya hanya berada di sini untuk berenang."
Baca juga : Israel Kirim Drone Pembunuh Quadcopter Tembaki Warga Sipil Gaza
Gorbenko kemudian menegaskan dirinya tidak ragu menerima medalinya meski mendapat tanggapan bermusuhan dari para penonton.
"Saya bekerja keras untuk meraih medali ini. Saya layak nbaik podium. Jadi, saya tidak mungkin melewatkan hal ini hanya karena cemoohan," tegas Gorbenko.
"Saya bangga berada di sini. Saya bangga menjadi orang Israel dan mewakili negara saya," tambahnya.
Baca juga : Pelapor PBB Serukan Embargo Senjata Terhadap Israel, Setop Genosida Gaza
Gorbenko meraih medali pertama bagi Israel dari Kejuaraan Dunia Renang saat negaranya terlibat perang di Jalur Gaza selama 4 bulan terakhir.
Perang di Jalur Gaza telah dimulai sejak 7 Oktober setelah Hamas melancarkan serangan ke wilayah Israel yang menewaskan 1.160 orang.
Israel kemudian melancarkan serangan balasan dengan menggempur Jalur Gaza dan menewaskan sedikitnya 28.985 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak. (AFP/Z-1)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved