Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat (Jabar) melalui Bidang Mobilisasi Sumber Daya memberikan pembekalan ilmu wirausaha kepada para atlet berprestasi. Hal itu dilakukan melalui seminar dan workshop kewirausahaan yang berlangsung Kamis (14/12)di Grand Hotel Preanger Bandung.
Wakil Ketua V KONI Jabar, Aan Johana mengungkapkan seminar dan workshop tersebut disambut baik dan didukung Kementerian Perindustrian RI. "Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari OJK dan pihak-pihak lainnya," ujar Aan.
Aan menuturkan, seminar dan workshop ini sebagai salah satu bentuk apresiasi KONI Jabar terhadap atlet yang sudah meraih prestasi untuk Jabar terutama pada pelaksanaan PON XX/2021 lalu di Papua. Dikatakan, para atlet yang belum memiliki pekerjaan tetap akan diberikan semacam bekal untuk menumbuhkan minat kewirausahaan untuk masa depannya.
"Banyak juga para atlet yang beruntung menjadi ASN di Dispora, kementerian bahkan TNI-Polri. Sekarang kita akan membuka peluang bagi atlet yang ingin berwirausaha," jelasnya.
Seminar dan workshop kewirausahaan yang digelar KONI Jabar ini menghadirkan Teguh Dinurahayu, Analis Senior Edukasi dan perlindungan Konsumen Kantor OJK Regional 2 Jawa Barat yang menyampaikan materi tentang 'Investasi Aman Untuk Pelaku Olahraga'. Narasumber lainnya adalah Dudi Sugandi, Founder Kelas Garasi, praktisi media, dan digital marketing yang akan menyampaikan materi 'Membangun Personal Branding Pelaku Olahraga Melalui Instagram', serta Andre Firmansyah, owner Speed Jersey yang menyampaikan materi 'Membangun Bisnis dalam Industri Olahraga'.
"Bagi mereka yang benar-benar memiliki keinginan, kemampuan akan diajak bermitra oleh Speed Jersey. Bahkan disalurkan ke kementiran untuk selanjutnya dilakukan pendampingan dengan jalan kemitraan. Tidak hanya diberikan pelatihan dan dilepas begitu saja. Tapi berkelanjutan bagi atlet yang memiliki minat dan kemampuan wirausaha," pungkasnya. (RO/R-2)
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved