Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAMPILAN ganda campuran bulu tangkis Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di babak 16 besar Kumamoto Masters 2023 mengalami kemajuan. Meski begitu, hal itu tidak diiringi dengan hasil positif setelah pasangan Indonesia itu dihadang pasangan Seo Seung Jae/Chae Yu Jung, Kamis (16/11).
"Memang dari pertandingan hari ini, saya rasa ada kemajuan dari penampilan kami. Cuma tetap balik lagi, karena kami juga sudah kalah beberapa kali. Jadi tetap harus ada evaluasinya," ungkap Rinov melalui pesan singkat PP PBSI.
Di laga 16 besar Kumamoto Masters, Rinov/Tari ditundukkan duo Korea Selatan tersebut dengan dua gim langsung 16-21 dan 22-24 setelah berjuang selama 43 menit.
Baca juga: Dua Ganda Putra Menyerah di Babak 16 Besar Kumamoto Masters
Rinov/Tari menuturkan, meski akhirnya kalah, secara kualitas, performa mereka dirasakan ada peningkatan dibanding pertemuan sebelumnya kontra Seo/Chae.
Di pertemuan sebelumnya, di Jepang Terbuka 2023, Juli, Rinov/Tari juga kalah dengan dua gim langsung dari Seo/Chae. Namun, saat itu, mereka tak berkutik dan gagal memberikan perlawanan sepadan.
"Dari segi permainan, kami ada perbaikan dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya karena kami tidak bisa memberikan perlawanan dan jauh hasilnya. Juga tidak ada relinya," kata Tari.
Baca juga: Dramatis, Jonatan Christie Menang Rubber Game dari Su Li Yang
Jika dibandingkan dengan pertemuan di Kumamoto hari ini, Rinov/Tari dengan percaya diri menilai performa mereka jauh lebih berani meski masih belum konsisten.
"Mungkin tadi di poin-poin akhir kami kurang tenang dan juga merasa tegang. Selain itu kami juga kurang siap mengantisipasi dengan perubahan pola yang lawan mainkan. Dampaknya, kami kalah lagi," kata Rinov.
"Tadi, meskipun sempat unggul dan ketinggalan, kami terus berusaha. Kami berjuang mencari poin dan solusinya di tengah lapangan," timpal Tari.
Ganda campuran peringkat ke-15 dunia itu pun berharap hasil pertandingan hari ini menjadi bahan pembelajaran untuk penampilan yang lebih baik mendatang.
"Semoga ini suatu awal yang baik secara permainan dan semoga ada hasil yang lebih baik lagi. Kami harus segera bersiap dan memperbaiki segala kekurangan karena minggu depan masih ada tugas di Tiongkok," pungkas Tari. (Ant/Z-1)
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Di putaran pertama Kumamoto Masters, Ubed kalah dari wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul melalui laga tiga gim 21-17, 19-21, dan 10-21.
Dhinda berusaha hati-hati untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri.
Ubed, sapaan akrab Moh. Zaki Ubaidillah, lolos kualifikasi Kumamoto Masters setelah mengalahkan wakil tuan rumah Koo Takahashi dengan skor 16-21, 21-13, dan 21-17.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved