Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Kamaruddin Abubakar menyatakan gelaran PON XXI di Aceh dan Sumatra Utara pada 2024 mendatang bisa menjadi rahmat tersendiri bagi masyarakat olahraga di Aceh.
Pasalnya, bakal terbangun venue-venue cabang olahraga yang berstandar nasional seperti halnya penyelenggaraan PON XX di Papua pada 2021 lalu.
Baca juga: PON 2024 Bakal Diikuti 38 Provinsi
Namun, Kamaruddin menilai, sampai saat ini belum ada pergerakan secara masif terkait gelaran PON XXI.
"Sejauh ini, nyaris tidak ada pergerakan apapun di lapangan terkait Aceh sebagai tuan rumah PON XXI," kata Kamaruddin dalam keterangannya, hari ini.
Dia memaparkan pemerintah Aceh juga belum melakukan langkah-langkah konkret terkait persiapan sebagai tuan rumah PON XXI, baik dari segi anggaran, panitia daerah, infrastruktur, maupun promosi kegiatan.
Baca juga: Dua Atlet Anggar Sulawesi Tengah Kunci Tiket PON 2024
Padahal, waktu penyelenggaraan PON XXI tinggal tersisa dalam hitungan bulan. "Saya meragukan PON XXI di Aceh akan terlaksana," ungkap dia.
Ia juga menyampaikan saat ini pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk persiapan atlet Aceh terjun di PON XXI terhenti kegiatannya lantaran keterbatasan dana.
"Persoalan ini mestinya segera diatasi. Proyek strategis nasional ini juga seharusnya menjadi event momen perpisahan Presiden Jokowi dengan rakyat Aceh," tutupnya.
Baca juga: 681 Pesilat Berebut Kualifikasi PON Aceh di Kejurnas di Solo
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo saat berkunjung ke Provinsi Aceh guna melihat langsung lokasi sejumlah arena PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Bumi Serambi Mekah awal Agustus lalu, menjelaskan provinsi Aceh memiliki aset yang sudah bagus sehingga pihaknya terus memperbarui dan memaksimalkan sarana dan prasarana yang telah ada dan belum termanfaatkan dengan baik.
"Proses penyelenggaraan sudah berjalan, kita tentu optimistis waktunya sangat cukup untuk mengejar penyelenggaraan PON," pungkas Dito, di Banda Aceh. (RO/Dhk/S-2)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur mengucurkan bonus mencapai Rp80,7 miliar bagi para atlet, pelatih, dan ofisial kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta Peparnas XVII Solo 2024.
PON Bela Diri menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet berjenjang di Indonesia.
Tarung derajat diikuti oleh 22 provinsi dengan total mencapai 300 peserta, termasuk ofisial.
PON Bela Diri akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 provinsi.
Menpora Dito Ariotedjo secara khusus memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada NTB.
Dengan adanya sinergi antar level pemerintahan dan dukungan anggaran yang berkesinambungan, maka diharapkan dapat melahirkan atlet tangguh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved