Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
COCO Gauff, pemain tunggal putri peringkat 10 dunia, berhasil mengalahkan Aryna Sabalenka yang menempati peringkat kedua dengan skor 2-6, 6-3, 6-2, dalam comeback dramatis dalam final tunggal putri AS Terbuka.
Kerumunan bintang bersorak dengan tepuk tangan setelah kemenangan Gauff di Arthur Ashe Stadium di Queens. Kemenangan ini adalah grand slam pertama bagi petenis usia 19 tahun itu dan menjadikannya remaja Amerika pertama yang memenangkan AS Terbuka sejak Serena Williams pada 1999.
Sabalenka yang akan segera menjadi pemain tunggal putri peringkat satu dunia, berusaha untuk meraih gelar grand slam keduanya tahun ini dan dengan cepat meraih set pertama dengan mematahkan servis Gauff tiga kali untuk menang 6-2 dengan dominasi yang kuat.
Baca juga : Pendukung yang Meragukan Menjadi Sumber Motivasi Gauff Raih Grand Slam
Namun, dengan kerumunan yang menyanyikan "Ayo Coco," Gauff meningkatkan performanya dalam set kedua, unggul satu break sebelum akhirnya memenangkan set tersebut 6-3 untuk memaksa set ketiga yang menentukan.
Gauff yang sangat fokus mengambil kendali dalam set ketiga, unggul dengan double break untuk mendekati gelar grand slam pertamanya. Meskipun Sabalenka memenangkan dua game berikutnya, Gauff berhasil menutup pertandingan untuk menjadi remaja ke-12 dalam sejarah AS Terbuka yang memenangkan gelar tersebut.
Dalam perjalanan menuju final, atlet ini dua kali kalah dalam set pertama dalam pertandingan, sekali dalam putaran pertama melawan Laura Siegemund dan sekali lagi dalam putaran ketiga melawan Elise Mertens.
Dengan kemenangan ini, Gauff akan naik ke peringkat 3 dalam peringkat tunggal WTA, dan menjadi co-peringkat 1 dalam ganda bersama rekan senegaranya, Jessica Pegula. Meskipun kalah, bintang Belarusia tersebut akan naik ke peringkat 1 dalam peringkat tunggal WTA pada hari Senin, mengakhiri masa pemerintahan Iga Swiatek selama 75 minggu berturut-turut. (cnn/Z-3)
Unggulan teratas sektor putri di Australia Terbuka 2026, Aryna Sabalenka, mengawali langkah dengan meyakinkan. Ia meraih kemenangan straight set pada babak pertama.
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Aryna Sabalenka juara Brisbane International 2026 usai tekuk Marta Kostyuk 6-4 dan 6-3. Gelar ke-22 dan modal kuat menuju Australia Terbuka.
Sabalenka mengaku belum puas dengan hasil duel melawan Kyrgios yang berakhir dengan kekalahan 3-6, 3-6.
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved