Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI musim gemilang bagi Ben Shelton, yang diawali dengan keberhasilan mencapai perempat final di debutnya di Australia Terbuka, petenis Amerika Serikat (AS) berusia 20 tahun itu akan menghadapi ujian terberat dalam kariernya, Novak Djokovic di semifinal AS Terbuka.
Shelton, mantan bintang kampus yang menjadi profesional pada tahun lalu, melewati prestasinya di Melbourne, dengan mengalahkan sesama petenis AS Frances Tiafoe untuk mencapai babak empat besar Flushing Meadows.
Petenis AS termuda yang berhasil mencapai semifinal AS Terbuka sejak Michael Chang pada 1992, kesuksesan Shelton di turnamen Grand Slam menjadi bukti kesuksesan musim pertamanya di ATP.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal Grand Slam ke-47 di AS Terbuka
Di antara dua Grand Slam, Australia Terbuka dan AS Terbuka, Shelton tampil di 18 turnamen tanpa berhasil meraih kemenangan beruntun.
Namun, Shelton menyebut kemenangannya atas Tiafoe adalah karena berbagai kekalahan yang membuat dirinya semakin kuat secara mental dan fisik di tur ATP.
"Saya rasa saya mendapatkan keuntungan secara fisik melakukan tur selama satu tahun dan bermain banyak laga," ujar Shelton yang kalah di putaran pertama AS Terbuka tahun lalu kala masih berperingkat 165 dunia.
Baca juga: Medvedev Bertemu Rublev di Perempat Final AS Terbuka
"Tingkat kebugaran saya dipastikan membaik dan saya rasa itulah mengapa saya bisa menang hari ini," lanjutnya.
Shelton melakukan selebrasi dengan cara seperti menerima telepon sebelum menutupnya kembali, gaya khas sahabatnya, juara dunia lari gawang 110 meter Grant Holloway.
"Bagi saya, selebrasi ini bak mengatakan saya telah tersambung," aku Shelton.
Sepuluh dari 17 kemenangan Shelton pada tahun ini terjadi di turnamen Grand Slam dan dia menjadi harapan terakhir AS yang telah tidak memiliki juara Grand Slam sejak Andy Roddick menjuarai AS Terbuka, 20 tahun lalu.
"Melaju ke semifinal, saya merasa bersemangat mendapatkan kesempatan untuk kembali bertanding dan melawan lawan yang berat," kata Shelton.
"Saya sangat menikmati setiap menit pertandingan, berinteraksi dengan penonton, dan bermain tenis. Saya berharap bisa menampilkan permainan terbaik saya pada Jumat," pungkasnya. (AFP/Z-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Jannik Sinner mengalahkan Ben Shelton 6-3 dan 7-6 (3), untuk mempertahankan catatan sempurnanya di ATP Finals.
Felix Auger-Aliassime bangkit dan meraih kemenangan atas Ben Shelton dengan skor 4-6, 7-6 (7), dan 7-5 setelah 2 jam 25 menit di laga ATP Finals.
Ben Shelton memastikan tempat di Nitto ATP Finals 2025 setelah mencapai perempat final Rolex Paris Masters.
Shelton menghalangi peluang Khachanov untuk meraih gelar Masters keduanya, enam tahun setelah menjuarai Paris Bercy 2018.
Fritz lolos ke semifinal setelah mengatasi perlawanan petenis Rusia Andrey Rublev.
Jannik Sinner berhasil mengalahkan Ben Shelton 7-6(2), 6-4, 6-4. Ia memastikan tempat di semifinal Wimbledon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved