Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM wakil Indonesia yang berlaga pada hari pertama turnamen Jepang Terbuka 2023 meloloskan setengahnya. Di tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo, memastikan tempat ke 16 besar usai mengalahkan pemain Israel, Misha Zilberman.
Pada babak pertama yang berlangsung di Yoyogi Gymnasium, Tokyo, Selasa (25/7), Chico menuntaskan laga dua gim langsung 21-15, 21-14. Sejak awal Chico langsung memegang kendali permainan dan bisa mengeluarkan strategi yang sudah disiapkan.
"Lawan adalah pemain senior yang cukup ulet, tadi dia beberapa kali sulit dimatikan tapi saya lebih telaten dalam menyerang untuk menembus pertahanan dia," ucap Chico.
Baca juga : Gregoria Lolos ke Babak 16 Besar Jepang Terbuka
Pada babak 16 besar Kamis (27/7), lawan berat bakal dihadapinya yakni unggulan pertama Viktor Axelsen. Chico tak mau gentar dan bakal menyiapkan strategi serta kondisi fisik. Chico selalu menelan kekalahan ketika bertemu pebulu tangkis nomor satu dunia itu.
"Pastinya mau coba lagi bertanding dengan Viktor tapi saya harus siap siapa pun lawannya," ujarnya.
Baca juga : Rehan/Lisa Tersingkir di Putaran Pertama Jepang Terbuka
Di sektor tunggal putri, satu-satunya wakil Indonesia Gregoria Mariska Tunjung lolos usai mengalahkan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong.
Gregoria berjuang melalui tiga gim. Pada gim pertama dia sempat tertinggal namun kemudian berduel sengit memetik kemenangan 21-19. Gim kedua giliran Pornpawee unggul 18-21. Gim penentuan Gregoria mampu bangkit mengamankan kemenangan 21-18.
Di ganda putra, unggulan ketujuh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menyingkirkan wakil Korea Selatan, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang dengan 22-20, 21-15. Meski lolos, pasangan berjuluk the Daddies itu belum puas karena masih banyak ragu-ragu dan belum enak bermain.
"Persiapan ke sini tidak ada kendala, satu minggu kemarin memang teman-teman ganda putra utama berangkat ke Korea. Tapi lawan tanding di latihan kami tidak terganggu. Masih ada Kevin dan junior-junior yang punya kualitas mumpuni," kata Ahsan.
Sementara itu, ganda putri andalan Merah Putih, Apriyani Rahayu/Siti Fadia, angkat koper lebih cepat. Mereka disisihkan oleh pasangan tuan rumah Nami Matsuyama/Chiharu Shida lewat duel tiga gim 12-21, 21-16, 13-21.
Di gim pertama Apriyani/Siti Fadia bermain dengan pola yang kurang tepat dan tidak cepat keluar dari permainan tersebut. Di gim kedua mereka mengubah pola dan lancar sampai akhir. Hanya, di gim ketiga merrka kurang tenang sehingga kontrol bola tidak konsisten.
"Kami juga banyak melakukan kesalahan yang membuat lawan bermain lebih nyaman," ujar Apriyani.
"Kami menerima kekalahan hari ini tapi memang agak kesal rasanya. Kami sudah mencoba untuk bangkit tapi memang perlu usaha yang lebih dari kuat," imbuhnya.
Dua pasangan ganda campuran juga tersisih di hari pertama. Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati takluk di tangan wakil Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, dengan 15-21, 14-21.
Adapun Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah dari pasangan tuan rumah unggulan ketiga, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dengan 13-21, 8-21. (Z-5)
Dari nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dipaksa mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Dengan lolosnya Chico, Indonesia memiliki empat wakil tunggal putra yang akan bertanding memperebutkan tiket ke perempat final pada Kamis (25/9).
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo tidak memasang target dan ingin bermain tanpa beban di Korea Terbuka 2025.
Ubed harus kembali menunda ambisi mencatatkan hasil di level elite.
Chico Aura Dwi Wardoyo mengalahkan Jeon Hyeok Jin 13-21, 21-9, dan 21-17 di laga final Indonesia Masters 2025.
Chico Aura Dwi Wardoyo menang dua gim langsung 21-14 dan 21-14 atas Huang Ping Hsien dalam tempo 34 menit di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Foto Mohammad Ahsan kini berada bersama sejumlah legenda bulu tangkis, termasuk Liem Swie King, Alan Budikusuma, Hariyanto Arbi, Tontowi Ahmad, dan Liliana Natsir.
Mohammad Ahsan bersama dengan Hendra Setiawan juga membuka segmentasi bisnis di bidang penyewaan fasilitas olahraga dengan membuka Daddies Arena.
Penggemar yang menyaksikan fun match tersebut terlihat terhibur dengan duel mantan pemain nomor satu dunia itu. Sesekali keempatnya bercanda saat menghadapi satu sama lain.
Ganda putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters seusai menundukkan ganda Taiwan Chien-Wei Chiang/Hsuan-Yi Wu, 21-19 dan 22-20.
Hendra Setiawan, mengatakan ia dan Mohammad Ahsan ingin tampil maksimal di turnamen terakhir mereka sebelum pensiun, yaitu Indonesia Masters 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved