Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 24 atlet cabang olahraga (cabor) sepak takraw Indonesia akan akan mengikuti kejuaraan dunia The 38th Kings Cup 2023 Championship. Dalam kejuaraan yang akan digelar di Thailand itu, Indonesia menargetkan satu emas.
Manajer Timnas Sepak Takraw Indonesia, Husain Syam, mengatakan puluhan atlet yang bertanding akan ikut di tiga nomor kejuaraan, yakni nomor Tim Regu, nomor Quadrant, dan nomor Regu.
"Dari tiga nomor itu kami harap bisa mendapatkan medali emas di nomor Quadrant," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (6/7).
Baca juga: PBSI Menyayangkan Pembatalan AWBG
Namun, pihaknya akan memaksimalkan semua nomor yang dipertandingkan di kejuaraan dunia tersebut. Bahkan sejak awal para atlet telah menjalani training center (TC) di Sukabumi sejak sebulan lalu. Setelah melakukan training center di Sukabumi, puluhan atlet tersebut melanjutkan pemusatan latihan di Thailand hingga atau sebelum pertandingan dunia itu dilaksanakan yang rencananya berlangsung pada 9–16 Juli 2023 mendatang.
"Satu bulan terakhir sebelum berangkat atlet kami sudah melakukan pemusatan latihan di Sukabumi," ujarnya.
Baca juga: Jelang Pensiun, Kontaveit Menang di Putaran Pertama Wimbledon
Husain yang juga merupakan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) itu juga mengungkapkan dari 24 atlet yang bertanding membawa harum nama Indonesia di Thailand, ada sebanyak 12 mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar.
"12 di antaranya adalah mahasiswa UNM. Ini sungguh sebuah prestasi yang membanggakan bagi lembaga. Karena pencapaian di bidang Sepak Takraw sungguh mengukir prestasi," ujarnya.
Kejuaraan dunia The 38th Kings Cup 2023 Championship yang rencananya akan digelar di Thailand pada 9–16 Juli 2023 itu akan diikuti sebanyak 35 negara. Indonesia menjadi salah satu unggulan namun pesaing terkuat adalah Thailand.
(MGN/Z-9)
Indonesia juga mengirimkan atlet pada tiga nomor eksibisi yakni flying disc, tarik tambang, dan paralayang.
Sepak bola tidak menjadi cabor unggulan emas Indonesia di SEA Games 2025. Berikut cabang olahraga yang menjadi unggulan meraih medali emas
“Empat medali perunggu ini bukan hanya soal hasil, tapi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan komitmen seluruh tim."
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) resmi mengesahkan enam cabang olahraga sebagai anggota baru. Pengesahan tersebut dilakukan pada Rapat Anggota Luar Biasa, Rabu (16/7).
Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi olahraga otak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, pariwisata, serta menjadi ajang silaturahmi masyarakat dari berbagai wilayah.
Enam federasi penerima ditentukan melalui undian yang dilakukan dalam Rapat Anggota Tahunan KOI pada April lalu.
Dua medali perunggu ini menjadi capaian awal yang penting bagi kontingen sepak takraw Merah Putih di tengah persaingan ketat kawasan Asia Tenggara.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
Rudianto Manurung kembali disepakati bulat untuk memimpin Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Riau. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi PSTI Riau
Rudianto Manurung bertekad ingin membawa sepak takraw Indonesia menjuarai Kejuaraan Dunia ISTAF yang digelar empat tahun sekali, serta King’s Cup.
PELATIH sepak takraw Provinsi Gorontalo, Harsono A Taha, meninggal dunia di Aceh setelah berhasil mengantar timnya meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Dua medali perunggu disumbangkan dari cabang olahraga dragon boat alias perahu naga nomor 200 meter putra dan putri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved