Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS legendaris Martina Navratilova berharap mendapatkan hasil yang terbaik setelah didiagnosa menderita kanker payudara dan tenggorokan.
Petenis Amerika Serikat (AS) kelahiran Czechoslovakia berusia 66 tahun itu mengungkapkan diagnosa kanker itu pada Senin (2/1) namun optimistis kedua kanker yang dideritanya itu bisa disembuhkan.
Ini bukan kali pertama peraih 18 gelar Grand Slam itu didiagnosa kanker. Pada 2010, dia didiagnosa menderita kanker payudara namun kemudian dinyatakan sembuh, enam bulan kemudian.
Baca juga: Djokovic Dapat Sambutan Meriah pada Penampilan Perdana di Australia
"Diagnosa kali ini serius namun bisa disembuhkan. Saya berharap bisa mencapatkan hasil terbaik," ungkap Navratilova.
"Saya harus berjuang keras namun saya bertekad melakukannya sekuat mungkin," lanjutnya.
Navratilova menyadari adanya benjolan di lehernya saat menghadiri WTA Finals di Forth Worth, Texas, November lalu.
"Ketika benjolan itu tidak menghilang dilakukanlah biopsi dan hasilnya kanker tenggorokan stadium satu," ujar agen Navratilova dalam sebuah pernyataan resmi.
Dalam pemeriksaan itu juga ditemukan benjolan di payudaranya yang kemudian didiagnosa sebagai kanker.
"Prognosisnya bagus dan Martina akan mulai menjalani pengiobatan pada bulan ini," kata agen tersebut.
"Kedua kanker itu disebabkan oleh HPV dan kanker tipe ini bisa diobati. Kedua kanker itu masih berada di tahap awal," lanjutnya.
Sebagai pemain, Navratilova membawa dimensi baru di tenis putri dengan kemampuan fisiknya.
Servis kerasnya dan kemampuannya bermain di depan net membuat Navratilova menjadi pemain dominan dengan raihan 59 gelar Grand Slam yang terdiri dari 18 tunggal, 31 ganda putri, dan 10 ganda campuran.
Navratilova memegang rekor gelar di Wimbledon dengan sembilan gelar, lebih banyak dari siapa pun. Roger Federer memenangkan delapan gelar sementara Serena Williams tujuh.
Dia juga memenangkan tujuh gelar ganda putri dan empat ganda campuran di Wimbledon sehingga memiliki 20 gelar di All England Club.
Setelah gantung raket, Navratilova sukses menjadi komentator paling diminati di dunia tenis. (AFP/OL-1)
Setiap pasien kanker memiliki kondisi yang tidak seragam, sehingga pendekatan yang dilakukan pun harus menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik tersebut.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Sekitar 30 persen kasus kanker diketahui dapat kambuh dalam lima tahun pertama setelah pasien dinyatakan remisi, terutama jika kontrol kesehatan tidak dilakukan secara rutin.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Peneliti Universitas Southampton kembangkan antibodi inovatif yang mampu memicu sel T menyerang kanker lebih agresif. Simak teknologi baru di balik imunoterapi ini.
Perempuan berusia 66 tahun itu kemudian menjalani tindakan radiasi pencegahan dan dalam wawancara dengan Piers Morgan di pogram TalkTV mengaku telah pulih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved